Berita Belitung

Petugas Satker PSDKP Tanjungpandan Menyita Alat Tangkap Cantrang dan Pulangkan Dua Kapal ke Tegal

Dua kapal asal Tegal diamankan petugas lantaran sudah melakukan penangkapan di jalur penangkapan yang salah dan menggunakan cantrang

Petugas Satker PSDKP Tanjungpandan Menyita Alat Tangkap Cantrang dan Pulangkan Dua Kapal ke Tegal
Pos Belitung/Disa Aryandi
Kapal KM Rizki Mina Abadi GT 59 serta KM Ginatur S GT 102, senin (20/5) bersandar di pelabuhan Dinas Perikanan Kabupaten Belitung untuk di amankan sementara waktu. 

POSBELITUNG.CO - Petugas kantor Satuan Kerja (Satker) Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Tanjungpandan, Belitung, senin (20/5/2019) sudah memintai keterangan kepada seluruh Anak Buah Kapal (ABK) KM Rizki Mina Abadi GT 59 serta KM Ginatur S GT 102.

Keterangan itu sudah berbentuk Berita Acara Pemeriksaan (BAP), dan hasil pemeriksaan itu diarahkan kepada pembinaan. Namun untuk alat tangkap yang digunakan pada kapal itu tetap disita oleh petugas.

Barang bukti (BB) tersebut, kini sudah berada dikantor Satker PSDKP Tanjungpandan. Tindakan yang dilakukan oleh petugas kali ini, hanya memberikan efek jera agar penangkap ikan itu bisa menggunakan alat tangkap yang ramah lingkungan.

"Ini juga untuk pembelajaran bagi yang lain juga, agar tetap menggunakan alat tangkap ramah lingkungan. Kalau untuk pemilik kapal itu beda-beda orang nya," kata Kepala Kantor Satuan Kerja (Satker) PSDKP Tanjungpandan Janet F M Ambarita kepada posbelitung.co, Senin (20/5/2019).

Kapal KM Rizki Mina Abadi GT 59 serta KM Ginatur S GT 102, senin (20/5) bersandar di pelabuhan Dinas Perikanan Kabupaten Belitung untuk di amankan sementara waktu.
Kapal KM Rizki Mina Abadi GT 59 serta KM Ginatur S GT 102, senin (20/5) bersandar di pelabuhan Dinas Perikanan Kabupaten Belitung untuk di amankan sementara waktu. (Pos Belitung/Disa Aryandi)

Barang bukti itu ada dua unit alat tangkap cantrang dan rencana ABK serta dua kapal tersebut akan dipulangkan ke Tegal dalam waktu dekat. Apabila kapal tersebut di kemudian hari masih dijumpai menggunakan alat tangkap serupa maka akan dilakukan proses hukum.

"Kami minta kepada mereka juga untuk mengganti jenis alat tangkap ke depan nya. Kalau tertangkap lagi kedepan mereka masih menggunakan alat tangkap yang dilarang, berarti mereka sudah siap diproses hukum," tegasnya.

Dua kapal asal Tegal, Jawa Tengah itu sebelumnya diamankan petugas lantaran sudah melakukan penangkapan di jalur penangkapan yang salah dan kapal ini menggunakan alat tangkap cantrang.

Kapal itu ditangkap oleh Kapal Pengawas Perikanan HIU 03 milik Direktorat Jenderal (Dirjen) Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kamis (16/5) sekitar pukul 16.00 WIB diperairan Bangka Selatan.

(Pos Belitung/Disa Aryandi)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved