Pengen Berhenti Merokok, Jadikan Ramadan Titik Awalnya

Mengisap rokok meski dalam waktu yang sangat singkat bisa mengobati rasa mengidam itu.

Pengen Berhenti Merokok, Jadikan Ramadan Titik Awalnya
Thinkstockphotos
Ilustrasi 

Jadikan Ramadhan Titik Awal Berhenti Merokok

POSBELITUNG.CO - Berpuasa tidak hanya menahan diri tanpa makanan dan minuman saja, tetapi juga berhenti merokok selama lebih dari 12 jam.

Ini adalah tantangan yang sangat sulit bagi mereka perokok berat namun umumnya umat Muslim berhasil melaluinya.

Sebenarnya kebiasaan tidak merokok selama sebulan berpuasa bisa dilanjutkan pada hari-hari selanjutnya.

Bagi perokok berat, tiba-tiba tidak lagi mendapat nikotin memang bisa menyebabkan gejala pada tubuh. Apa yang terjadi jika seseorang tiba-tiba berhenti merokok?

Lalu, bagaimana mereka mengatasi masalah yang dihadapi dari berhenti merokok secara drastis?

1. Gejala penarikan nikotin

Seringkali diasosiasikan dengan obat-obatan ilegal dan substansi adiktif lainnya, gejala penarikan (withdrawal symptom) adalah reaksi tubuh terhadap pengurangan asupan suatu substansi secara tiba-tiba. Bagi sebagian orang, gejala ini bisa diatasi, namun sebagian lainnya tidak.

Bagi mereka yang tidak bisa mengatasi gejala penarikan bisa berdampak pada kehidupan sehari-hari, mobilitas dan kesehatan mental.

2. Adiksi rokok

Halaman
123
Editor: tidakada016
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved