Breaking News:

Cara Kerja dan Keamanan Menggunakan VPN

Sekitar seperempat pemakai internet menggunakan sebuah “virtual private network” (jaringan privat virtual), yakni susunan software

Prykhodov/Getty Images/iStockphoto
Ilustrasi penggunaan VPN. 

Ada pula yang tidak secara resmi mengonfirmasi hal-hal yang dijanjikan di iklan, sehingga mereka masih dapat mengintai pelanggan dan melanggar janji.

Membocorkan atau memantau lalu-lintas

Sebagian besar keamanan VPN bergantung pada bagaimana memastikan bahwa semua lalu-lintas internet pengguna melewati sebuah koneksi terenkripsi antara komputer pengguna dan server VPN. Tetapi yang namanya software itu ditulis manusia, dan manusia bisa membuat kesalahan.

Ketika kami menguji 61 sistem VPN, kami menemukan kesalahan programming dan konfigurasi di 13 dari 61 sistem itu, yang memungkinkan lalu-lintas internet keluar dari koneksi terenkripsi—yang berkebalikan dari tujuan orang menggunakan VPN. Kegiatan online sang pengguna juga dapat terpapar ke pengamat dan pengintai di luar sistem.

Ilustrasi penggunaan VPN.
Ilustrasi penggunaan VPN. (Prykhodov/Getty Images/iStockphoto)

Selain itu, karena perusahaan VPN mampu (jika mau) memonitor segala aktivitas online yang dilakukan pelanggan, kami memeriksa apakah ada yang melakukan hal seperti itu.

Kami menemukan enam dari 200 layanan VPN ternyata memonitor kegiatan pelanggan mereka sendiri. Ini berbeda dari kebocoran yang tak disengaja, sebab ini secara aktif mengintai kegiatan pengguna—dan mungkin saja menyimpan data kegiatan pengguna itu.

Didorong oleh iklan yang berfokus pada privasi, para pengguna percaya saja bahwa perusahan VPN tidak akan memonitor kegiatan mereka, dan tidak membagikan data ke pihak lain, perusahaan periklanan dan polisi atau badan pemerintah lainnya.

Tapi enam perusahaan VPN yang kami sebut di atas tidak berkomitmen secara legal untuk melindungi pelanggan mereka, walau sudah berjanji demikian.

Berbohong tentang lokasi

Hal yang paling menjual dari banyak layanan VPN adalah mereka mengklaim pelanggan dapat tersambung ke internet seolah-olah dari negara lain. Beberapa pengguna melakukan ini untuk menghindari larangan hak cipta, entah secara ilegal atau semi ilegal, seperti menonton Netflix Amerika di saat sedang berlibur di Eropa.

Halaman
1234
Editor: Fitriadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved