Motor dan Mobil Adu Kambing di Jalan Raya Membalong, Seorang Remaja Tewas

Remaja laki-laki berstatus pelajar itu menderita luka serius ketika motor Yamaha Jupiter MX nopol

Motor dan Mobil Adu Kambing di Jalan Raya Membalong, Seorang Remaja Tewas
IST/dok Unit Laka
Anggota Unit Laka Satlantas Polres Belitung melakukan olah TKP kejadian lakalantas di ruas Jalan Raya Membalong, Desa Cerucuk, Kecamatan Badau, Kabupaten Belitung, Sabtu (25/5). 

POSBELITUNG. CO, BELITUNG--Seorang remaja WN (15) tewas saat mendapat perawatan di RSUD Marsidi Judono usai terlibat kecelakaan ‎di Jalan Raya Membalong, Desa Cerucuk, Kecamatan Badau, Kabupaten Belitung, Sabtu (25/5) lalu.

Remaja laki-laki berstatus pelajar itu menderita luka serius ketika motor Yamaha Jupiter MX nopol BN 2353 VA yang dikendarainya bertabrakan dengan mobil Suzuki Ertiga putih nopol BN1936 WB yang dikendarai Edyar (38).

"Kejadiannya sekitar pukul 14.00 WIB, korban meninggal dunia di RSUD. Sementara ini kasus kecelakaan itu masih dalam proses lidik," ujar Kanit Laka Satlantas Polres Belitung Aipda Kasnadi, Minggu (26/5).

Ia menjelaskan kronologi bermula saat Edyar bersama lima penumpang lainnya melaju dari arah Kecamatan Membalong menuju Tanjungpandan mengemudikan mobil Suzuki Ertiga nopol BN 1936 WB.

Sedangkan dari arah berlawanan, WN melaju dari arah berlawanan, seorang diri mengemudikan motor Yamaha Jupiter MX nopol BN 2353 VA.

Berdasarkan keterangan saksi, ketika melintas di lokasi tabrakan, WN diduga sempat menoleh ke belakang. Tanpa menyadari dari arah berlawanan mobil Edyar tengah melaju.

Karena jarak yang sudah terlalu dekat, akhirnya terjadi kecelakaan dengan modus depan-depan atau adu kambing.

"Akibat kecelakaan itu, WN terpental ke kiri jalan dan menderita luka robek di kaki kanan, luka lecet kaki kiri, luka robek di kening kiri dan patah tulang paha kanan. Pengendara motor meninggal dunia di RSUD," kata Kasnadi.

Sementara itu, motor korban hancur di bagian depan dan mobil ringsek di bagian kanan depan dengan perkiraan kerugian sekitar Rp 5 juta.

Menurut Kasnadi saat ini pihaknya masih melakukan proses lidik sehingga belum menentukan siapa yang salah dalam kejadian tersebut.

Halaman
12
Penulis: Dede Suhendar
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved