Rudiantara Minta Maaf ke Masyarakat, Curhat Akui Kena Dampak Pembatasan Akses Medsos

Namun tidak hanya masyarakat yang merasakan dampaknya tiidak terkecuali, Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara . Rudiantara curhat ikut merasa

Rudiantara Minta Maaf ke Masyarakat, Curhat Akui Kena Dampak Pembatasan Akses Medsos
Fatimah Kartini Bohang/Kompas.com
Menkominfo Rudiantara berbicara dalam acara Google Bisnis di Hotel Aryaduta, Jakarta, Kamis (20/8/2015). 

POSBELITUNG.CO-- Akibat pemblokiran akses informasi publik melalui media sosial (medsos) melalui facebook, instagram, twitter hingga WhatsApp beberapa hari terakhir ternyata dirasakan dampaknya oleh seluruh masyarakat di Indonesia.

Namun tidak hanya masyarakat yang merasakan dampaknya tiidak terkecuali, Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Rudiantara .

Rudiantara curhat ikut merasa kesulitan akibat pembatasan akses tersebut.

Padahal diketahui, pemblokiran itu dilakukan oleh kementeriannya.

"Saya sendiri pun merasakan dampak yang saya buat sendiri," kata Rudiantara, Kamis (23/5/2019) di Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta.

Namun atas keadaan tersebut, Rudiantara juga menyampaikan permohonan maaf.

Dia menegaskan langkah itu diambil guna menghindari provokasi hingga penyebaran konten hoax terkait aksi 22 Mei.

"‎Saya mohon maaf kepada teman-teman yang sementara tidak bisa gunakan fitur gambar di media sosial. Namun kita semua menjaga eksistensi dari NKRI," tegasnya.

Tunggu Suasana Kondusif

Sejak kemarin Rabu (22/5/2019) hingga saat ini, Kamis (23/5/2019) Pemerintah masih membatasi akses informasi publik.

Rangkaian kerusuhan pengumuman hasil rekapitulasi Pilpres merembet ke para pengguna media sosial.

Aksi ke facebook, Instagram hingga WhatsApp diblokir sementara.

Halaman
12
Editor: nurhayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved