Hindari Macet, Para Konglomerat Ini Sewa Helikopter untuk Pulang Kampung

Keramaian lalu lintas yang terjadi dalam arus mudik lebaran bisa menimbulkan stres dan rasa lelah yang tak bisa dihindari.

Editor: Tedja Pramana
grid.id
Ogah Repot dengan Arus Mudik Lebaran, Pria Konglomerat Ini Sampai Sewa Helikopter Senilai Ratusan Juta Demi Pulang Kampung 

POSBELITUNG.CO, JAKARTA - Keramaian lalu lintas arus mudik lebaran di penghujung akhir bulan Ramadhan memang menjadi salah satu hal yang tak bisa dihindari. Berbagai cara dilakukan pun telah dilakukan untuk mengurai keramaian lalu lintas arus mudik lebaran demi kelancaran perjalanan para pe mudik.

Terkadang, keramaian lalu lintas yang terjadi dalam arus mudik lebaran bisa menimbulkan stres dan rasa lelah yang tak bisa dihindari. Namun siapa sangka, saking tak ingin direpotkan dengan keramaian arus mudik lebaran, belasan konglomerat ini sampai menyewa sebuah helikopter!

Ya, disebabkan oleh keramaian lalu lintas arus mudik lebaran yang sulit untuk dihindari, pria ini sampai rela merogoh kocek hingga ratusan juta demi pulang kampung.

Dilansir Grid.ID dari laman berita Sinar Harian, kejadian ini pertama kali diketahui dari wawancara media dengan seorang pengusaha di Malaysia.

Pengusaha bernama Hazmi Hanipa (31) ini diketahui memang sudah lama berkecimpung dalam bisnis penyewaan helikopter dan jet pribadi di Malaysia. Awalnya, ia hanya menyewakan helikopter mililknya bukan untuk penerbangan komersil.

Namun seiring bertambahnya jumlah pe mudik yang pulang kampung di penghujung bulan Ramadhan membuat Hazmi mengeluarkan layanan penyewaan helikopter ini. Pertama kali layanan persewaan tersebut dibuka, Hazmi merasa ragu akan ada warga Malaysia yang menyewa helikopternya.

Mengingat biaya penyewaan per jamnya saja bisa mencapai ratusan juta Rupiah, Hazmi tidak banyak berharap. Namun siapa sangka, layanan yang telah dikenalkan sejak tiga tahun yang lalu ini rupanya laris manis dan memiliki banyak pelanggan di antara kalangan para konglomerat Kelantan.

Para pelanggannya, seelompok pengusaha konglomerat asal Kelantan yang tak bisa disebutkan identitasnya ini, kerap menyewa helikopter perusahaannya untuk pulang kampung.

Menurut Hazmi, para konglomerat itu pun tak segan mengeluarkan biaya lebih agar dapat pulang kampung tanpa direpotkan dengan keramaian arus mudik lebaran.

Rute yang paling sering ia layani adalah adalah penerbangan dari Kuala Lumpur ke Kota Baru. Pemesanan rute penerbangan mulai dibuka dan bisa diakses pada 3 Juni 2019.

Melansir laman berita Astro Awani, untuk rute dari Kuala Lumpur ke Kelantan, harga sewa helikopter bisa mencapai 30 ribu Ringgit Malaysia.

Bila dikonversikan ke mata uang Indonesia, sekali jalan dari Kuala Lumpur ke Kelantan menghabiskan biaya hingga Rp 10 juta lebih. Harga sewa helikopter ini pun tergantung dengan jenis yang digunakan dan jumlah penumpang yang menggunakan.

Semakin banyak jumlah penumpangnya, maka jenis helikopter yang digunakan lebih besar dan biaya yang dikeluarkan pun akan semakin besar. Sampai saat ini, Hazmi hanya menyewakan helikopter dengan kapasitas tiga sampai enam penumpang.

Untuk penerbangan enam penumpang, Hazmi memberlakukan biaya sewa per jam-nya sekitar 17 ribu Ringgit Malaysia. Jika melakukan penerbangan dari Kuala Lumpur ke Kota Bharu yang memakan waktu tiga jam, biaya yang diperlukan sekitar 52 ribu Ringgit Malaysia. Atau sekitar Rp 178 juta per tiga jam perjalanan.

Menurut Hazmi, sampai detik ini terdapat 11 pesanan sewa yang telah masuk ke perusahaannya. Rencananya, Hazmi akan terus melakukan usaha ini di tahun depan dan memperbesar kapasitas penyewaan sesuai permintaan pasar. (*)

Artikel ini telah tayang di Grid.id dengan judul "Ogah Terjebak Macet Arus Mudik, Para Konglomerat Ini Sewa Helikopter Senilai Ratusan Juta Demi Pulang Kampung!",
https

Sumber: Grid.ID
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved