Breaking News:

Komplotan Begal Muda Sadis Incar Warga Main Handphone di Pinggir Jalan

Selain tak segan membacok korbannya menggunakan celurit dan parang, komplotan begal ini beraksi hingga enam kali.

Editor: Fitriadi
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Empat tersangka begal handphone diamankan di Mapolres Jakarta Timur, Jumat (31/5/2019). 

"Dua aksi mereka yang sempat viral di media sosial itu korbannya kena luka bacok. Satu di wilayah Lubang Buaya, korbannya pegawai toko kosmetik. Satu di Condet, korban lagi menunggu ojek online," tuturnya.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya keempat tersangka dijerat pasal 365 ayat 1, 2 ke 2e, dan ke 4e KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara.

Incar Warga Main Handphone di Pinggir Jalan

Komplotan begal beranggotakan Dimas Adibiya (20), Andrea Kristian (23), Arkanil Maarifi (19), dan AAT (14) terancam harus menghabiskan masa mudanya di balik jeruji besi dalam waktu cukup lama.

Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur AKBP Hery Purnomo mengatakan keempat pelaku yang diringkus di wilayah Kelurahan Kampung Tengah pada Senin (27/5/2019) itu telah beberapa kali beraksi di wilayah Jakarta Timur.

Kenal di Facebook, Mahasiswa di Ciamis Ini Tidak Tahu ABG yang Dihamilinya Ternyata Adik Sendiri

Dua aksi yang dilakukannya bahkan sempat viral karena tersorot CCTV dan diupload ke Youtube, yakni di wilayah Kelurahan Lubang Buaya dan Batu Ampar, Condet.

"Jadi para tersangka ini biasanya mereka akan mobile ke tempat-tempat permukiman kemudian melihat situasi sepi. Mereka akan berupaya mencari korban secara berkelompok," kata Hery di Mapolresta Jakarta Timur, Jumat (31/5/2019).

Kepada penyidik Satreskrim Polres Jakarta Timur, keempat tersangka mengaku mengincar warga yang sedang menggunakan gawainya di pinggir jalan seorang diri.

Hery menuturkan mereka tak segan membacok korban yang melawan sebagaimana dilakukan tersangka ke pegawai kosmetik di Jalan Albaidho I, Lubang Buaya pada Jumat (29/3/2019).

"Apabila ada korban yang sedang berdiri atau duduk di pinggir jalan menggunakan handphone maka tersangka akan mendekati kemudian mengancam korban. Bahkan mereka tidak segan membacok korban," ujarnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved