Berita Belitung

KPU Beltim Sampaikan Hasil Audit Dana Kampanye Peserta Pemilu 2019

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Belitung Timur menyerahkan hasil audit Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK)

KPU Beltim Sampaikan Hasil Audit Dana Kampanye Peserta Pemilu 2019
Dokumentasi Bawaslu Beltim
Komisioner KPU Kabupaten Beltim Divisi Hukum dan Pengawasan Pemilu Widiarsih, dan dihadiri oleh Komisioner KPU Beltim Divisi SDM dan Partisipasi Pemilih Nur Asrikha, menyerahkan laporan berita acara penyerahan penyampaian hasil audit Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye, Kepada Ketua Bawaslu Wahyu Epan Yudistira. Selasa (4/6/2019) 

POSBELITUNG.CO-- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Belitung Timur menyerahkan hasil audit Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK) peserta Pemilu 2019 kepada perwakilan partai politik di Beltim, bertempat di Kantor KPU Belitung Timur, Selasa (4/6/2019).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Komisioner KPU Kab. Beltim Divisi Hukum dan Pengawasan Pemilu Widiarsih, dan dihadiri oleh Komisioner KPU Beltim Divisi SDM dan Partisipasi Pemilih Nur Asrikha, Ketua Bawaslu Wahyu Epan Yudistira, Komisioner Bawaslu Beltim Divisi Pencegahan dan penghubung antar lembaga Haris Alamsyah, dan Divisi SDM dan Organisasi Ihsan Jaya, serta perwakilan para Parpol Tingkat Kabupaten Beltim.

Widiarsih menyampaikan dari 15 parpol peserta Pemilu 2019 di Beltim hanya 14 parpol yang lengkap menyerahkan pelaporan mulai dari LADK, LPSDK dan LPPDK.

"Ada satu parpol yang tidak melaporkan LPPDK-nya yaitu Garuda, tetapi di prosesnya di LADK dan LPSDK Parpol tersebut melaporkan, hanya di proses terakhir di LPPDK mereka tidak melaporkan, dan kami sudah bersurat dan menelpon kepada mereka sampai dengan hari terakhir pelaporan LPPDK, mereka tidak melaporkan, alasan mereka karena tidak ada yang terpilih duduk Di Kabupaten Beltim," jelas Widiarsih.

Selain itu, Widiarsih menjelaskan kalau ada peserta Parpol yang calonnya terpilih, namun tidak melaporkan LADK, LPSDK dan LPPDK, sanksi kepada parpol yang melaporkan hal tersebut yakni akan dibatalkan seluruhnya.

"Misal ada satu parpol X yang yang tidak melaporkan dana kampanye, dan ternyata ada calonnya yang terpilih maka satu kursi tersebut biarpun didapil mana, akan kosong dalam jangka selama lima tahun kedepan," jelas Widiarsih.

Dia pun mengucapkan terimakasih atas kerjasamanya kepada para Parpol yang telah menyampaikan Laporan Dana Kampaye. (Posbelitung.co/Suharli)

Penulis: Suharli
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved