Berita Belitung

Empat Versi Asal Usul Nama Desa Pulau Seliu, Penghasil Kopra di Babel

Kepala Desa (Kades) Desa Pulau Seliu, Edyar menceritakan sejarah versi pertama salah satu orang yang berpengaruh di Desa Pulau Seliu

Empat Versi Asal Usul Nama Desa Pulau Seliu, Penghasil Kopra di Babel
Posbelitung/Yuranda
Suasana Desa Pulau Seliu Kecamatan Membalong Kabupaten Belitung Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. 

POSBELITUNG.CO  - Asal usul nama Desa Pulau Seliu, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung memiliki empat versi penamaan. Kepala Desa (Kades) Desa Pulau Seliu, Edyar menceritakan sejarah versi pertama salah satu orang yang berpengaruh di Desa Pulau Seliu bernama Sheikh Saman.

Sheikh Saman seorang pendekar yang tak pernah dikalahkan, lalu suatu hari ditantang bajak laut untuk uji kesaktian di salah satu tempat di padang pembuangan, sekarang tempat itu di air arak Desa Pulau Seliu.

Namun suatu ketika dalam pertarungan itu, Sheikh Saman mengalami masalah dengan kakinya dan kalah dalam pertempuran melawan bajak laut.

"Nama Seliu diambil dari kaki Sheikh Saman yang saat itu mengalami keseleo saat pertarungan itu terjadi, itu versi pertama," Kata Edyar saat menceritakan kepada posbelitung.co

Edyar melanjutkan versi kedua asal usul nama Desa Pulau Seliu, Desa Seliu, dulunya pulau ini dihuni oleh Suku Sekak dan Suku Sawa. Mereka adalah suku asli disini, yang saat itu menikah dengan orang Suku Tionghoa dan orang Belanda, sehingga di Desa Pulau Seliu ini banyak dihuni oleh warga Tionghoa yang bermarga Liu.

"Buktinya dengan adanya kuburan warga Tionghoa disini. jadi nama Seliu itu diambil dari dua suku kata, satu 'Se' itu artinya markah, nama markah diambil dari bahasa dua suku tersebut. Sedangkan 'Liu' itu nama Marganya dari warga Tionghoa, jadi namanya dipanggil Seliu," kata Edyar

Suasana Desa Pulau Seliu Kecamatan Membalong Kabupaten Belitung Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Foto di ambil Beberapa waktu yang lalu.
Suasana Desa Pulau Seliu Kecamatan Membalong Kabupaten Belitung Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Foto di ambil Beberapa waktu yang lalu. (Pos Belitung/Yuranda)

Edyar menceritakan untuk versi yang ketiga, pada abad ke 16, Seliu sudah dibuatkan peta oleh Belanda, nama di peta itu saleo, jadi pada saat itu pihak desa ingin membuat profil desa dengan melihat sejarah dan melihat fakta-fakta, yang pernah terjadi di Desa Pulau Seliu.

"Pada saat ingin membuat profil desa, kami melihat peta desa yang dibuat oleh Belanda tersebut, dan juga kami mendengar cerita sejarah dari sesepuh ya ng ada di desa ini juga," Tambahnya.

Namun untuk versi yang ke empat dari desa pulau seliu, nama desa pulau seliu berasal dari gesekan roda dengan poros kereta sorong, nama kereta sorong itu liu-liu, yang digunakan alat transportasi pada saat jaman kopra (buah kelapa).

Suasana Desa Pulau Seliu Kecamatan Membalong Kabupaten Belitung Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
Suasana Desa Pulau Seliu Kecamatan Membalong Kabupaten Belitung Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pos Belitung/Yuranda)

"Seliu ini sempat menjadi penghasilan kopra terbesar di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Jadi kereta sorong itu kami jadikan sebagai icon D esa Pulau Seliu. Dari ke empat versi tadi yang mungkin terdengar lebih masuk akal, bukan yang lain tidak masuk akal, adalah versi ke empat kereta sorong liu-liu," tuturnya.

Desa Pulau Seliu salah satu penghasilan kopra terbesar di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dilihat dari penghargaan yang di dapati oleh desa tersebut, salah satunya penghargaan Gubernur Sumatera Selatan dan Menteri Koperasi pada tahun 1983.

Lanjutnya, mereka datang ke Desa Pulau seliu ini, untuk mengangkat kembali kopra di pulau ini, sambil memberikan bantuan satu kapal untuk transportasi untuk pengangkutan kopra ke jakarta dan untuk bantu instalasi listrik PLTD di Desa Pulau Seliu pada saat itu.

(Pos Belitung/Yuranda)

Penulis: Maggang (mg)
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved