Satu Wisatawan Tewas, Sampan Pengangkut Wisatawan dan Akan Ditertibkan

Tidak ada (jaket pelampung), karena sebenarnya hanya seperti ojeg liar yang belum bisa kami tertibkan

Satu Wisatawan Tewas, Sampan Pengangkut Wisatawan dan Akan Ditertibkan
posbelitung.co/dede s
Anggota Satpol Air Polres Belitung mengamankan sampan yang digunakan mengangkut penumpang, Sabtu (8/6/2019). 

POSBELITUNG.CO , BELITUNG--Kabag Ops Polres Belitung Kompol Erlicshon menegaskan bahwa sampan yang mengalami kecelakaan di Pulau Lengkuas merupakan sampan yang mengangkut pengunjung dari perahu menuju pulau.

Dikarenakan kondisi air laut surut, sehingga perahu pengangkut tidak bisa sandar ke sekitar pulau sehingga dimanfaatkan pemilik sampan menawarkan jasa mengangkut penumpang menuju pulau.

‎Namun dalam proses pengangkutan itu, penumpang tidak diberikan jaket pelampung sebagai alat keselamatan.

"Tidak ada (jaket pelampung), karena sebenarnya hanya seperti ojeg liar yang belum bisa kami tertibkan.

Ke depan akan kami tertibkan agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali," ujar Erlicshon saat ditemui posbelitung.co, Sabtu (8/6/2019).

Ia mengungkapkan, untuk jasa tambahan pengangkutan menggunakan sampan, penumpang dipungut biaya sekitar Rp 5.000 perorangnya.

Sementara itu, pengemudi sampan Ridwansyah (38) dan keneknya Reza (24) serta pemilik Tampa (40) sudah diamankan di Satpol Air Polres Belitung untuk dimintai keterangan.

‎Oleh sebab itu, Erlicshon mengimbau kepada wisatawan agar memilih kapal angkutan yang layak untuk berwisata.

Lalu, jika tidak terdapat jaket pelampung dirinya menyarankan tidak memanfaatkan jasa tersebut.

"Diimbau agar wisatawan menggunakan kapal wisata yang sudah disediakan oleh Dinas Pariwiata yang terdapat di Pantai Tanjung Kelayang yang sudah tersertifikasi dan berlayar sesuai SOP dengan didukung peralatan life jacket," tegasnya.(*)

Penulis: Dede Suhendar
Editor: tidakada016
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved