Berita Belitung

KSOP Tanjungpandan Sebut Transportasi Pengangkut 25 Penumpang Terbalik Berjenis Sampan

Kecelakaan laut itu membuat satu orang penumpang bernama Rozali (66) warga Desa Air Saga, Tanjungpandan meninggal dunia

KSOP Tanjungpandan Sebut Transportasi Pengangkut 25 Penumpang Terbalik Berjenis Sampan
istimewa
Detik - detik suasana penumpang kapal yang mengalami kecelakaan laut menuju Pulau Lengkuas, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung. 

POSBELITUNG.CO - Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas V Tanjungpandan, minggu (9/6) sudah memonitor terhadap kapal penumpang yang mengangkut 25 orang  dan mengalami kecelakaan laut menuju Pulau Lengkuas, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung.

Kecelakaan laut itu, membuat satu orang penumpang bernama Rozali (66) warga Desa Air Saga, Tanjungpandan meninggal dunia. Sementara empat orang lainnya Cici Herliyani (34) warga Desa Air Saga, Tanjungpandan, Kienta (2,6) warga Desa Tanjung Binga, Kecamatan Sijuk, Dea (16) warga Desa Perawas, Tanjungpandan, dan Merisyuniarti (16) warga Desa Air Saga, Tanjungpandan harus dirawat di RSUD H Marsidi Judono Kabupaten Belitung.

"Itu sebetulnya bukan kapal, tapi sampan dan itu tidak termasuk kategori kapal yang sesuai dipersyaratkan, dan memang tidak ada pas kecil nya," kata Kepala KSOP Kelas V Tanjungpandan melalui petugas Lalu Lintas Angkutan Laut Iswandi kepada posbelitung.co, minggu (9/6/2019).

Iswandi menjelaskan sampan bukan termasuk kategori kapal, sehingga tidak dapat berapa maksimal kapasitas penumpang yang bisa menaiki sampan tersebut.

"Itu kapal tidak ada kapasitasnya, karena tidak ada surat sertifikat nya. Jadi itu murni kelalaian pribadi pemilik kapal, dan sampan itu juga tidak masuk dalam daftar kapal yang ada di paguyuban Tanjung Kelayang," ujarnya.

Detik - detik suasana penumpang kapal yang mengalami kecelakaan laut menuju Pulau Lengkuas, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung.
Detik - detik suasana penumpang kapal yang mengalami kecelakaan laut menuju Pulau Lengkuas, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung. (istimewa)

Sampan yang membawa penumpangan sebanyak 25 orang untuk berlibur ke Pulau Lengkuas berangkat dari Desa Tanjung Binga, Kecamatan Sijuk. Biasanya wisatawan yang menuju Pulau Lengkuas beranjak dari Pantai Tanjung Kelayang.

Di salah satu Pantai favorit Negeri Laskar Pelangi itu terdapat 110 kapal yang biasa menangkut penumpang untuk berlibur ke pulau-pulau yang ada di Utara Belitung. Seluruh kapal itu, sudah masuk dalam paguyuban Tanjung Kelayang dan terdaftar di KSOP Tanjungpandan.

"Kapal penangkut wisatawan ini nanti sesuai kesepakatan dibatasi hanya 140 kapal saja, sekarang baru 110 kapal, masih ada sisa. Nanti akan dibentuk tim terpadu untuk bergerak ke Tanjung Kelayang," ucapnya.

Agar peristiwa kecelakaan laut itu tidak terulang kembali, KSOP hanya mendorong aktivitas pariwisata dengan cara memfasilitasi penertiban dan penerbitan pas kecil kapal.

"Jadi kami bersifat mensupport saja dan tentu ini harus menjadi sebuah pelajar buat semua nya, jangan sampai terjadi terulang dan terjadi lagi," pungkasnya.

(Pos Belitung/Disa Aryandi)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved