Pesan Sebelum Sebelum Kematian Ungkap Dugaan Penyebab Suami Istri Tewas di Kos

Sebuah pesan sebelum kematian sepasang suami istri itu terungkap setelah polisi memeriksa tempat kejadian perkara (TKP).

Pesan Sebelum Sebelum Kematian Ungkap Dugaan Penyebab Suami Istri Tewas di Kos
pixabay.com
Ilustrasi jenazah 

POSBELITUNG.CO - Sepasang suami istri ditemukan tewas di kamar indekos Kupang Gunung Timur nomor 30 Sawahan, Surabaya, Minggu (9/6/2019).

Sebuah pesan sebelum kematian sepasang suami istri itu terungkap setelah polisi memeriksa tempat kejadian perkara (TKP).

Kejadian tersebut menewaskan Sumardi (56), yang gantung diri di pintu indekos.

Sementara, Romiyah (55) tewas dengan luka di kepala.

Pesan sebelum kematian tersebut ditulis pada sebuah buku berwarna ungu.
Polisi menemukan buku tersebut di sekitar tempat tewasnya sang istri.
"Kami temukan batu di situ ada darah, bantal tapi tidak tahu apakah ini untuk tidur, dan buku di samping korban," kata Wakapolsek Sawahan, AKP Eko Sudarmanto, Minggu (9/6/2019).

Saya Kaget Ada Orang Tidur tapi Kok Berdiri Ternyata Tetangganya Gantung Diri, Istri Tewas di Kamar

Pada buku tersebut, tertulis kekecewaan Sumardi kepada istrinya dengan menyebut perselingkuhan.

"Aku mbok kongkon nang Mojokerto, awakmu ndek Suroboyo gendakan. Daripada aku mbok gawe loro ati. Lebih baik awakmu mati aku yo mati," tulisan yang ada pada buku.

(Aku kamu suruh ke Mojokerto, kamu di Surabaya selingkuh, Daripada aku kamu buat sakit hati. Lebih baik kamu mati aku juga mati)

Foto temuan surat di kamar suami istri yang tewas di Kupang Gunung Timur Surabaya. (Tribun Jatim/Nur Ika Anisa)
Dari pemeriksaan polisi, tulisan tangan bertinta hitam tersebut serupa dengan tulisan sang suami.

"Kami tindaklanjuti, sama dengan tulisan si suami," kata Eko Sudarmanto.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved