Berita Belitung

Transportasi Laut Pengangkut Wisatawan Rencana Diatur Menggunakan Perbup, Ini Sedikit Bocorannya

Pemerintah Kabupaten Belitung sudah mempersiapkan produk hukum untuk mengatur transportasi pariwisata di laut

Transportasi Laut Pengangkut Wisatawan Rencana Diatur Menggunakan Perbup, Ini Sedikit Bocorannya
Posbelitung.com/Disa Aryandi
Wisatawan, Selasa (11/6) menaiki tutup fiber berwarna kuning dari kapal pengangkut penumpang menuju bibir pantai Pulau lengkuas. 

POSBELITUNG.CO-- Pemerintah Kabupaten Belitung sudah mempersiapkan produk hukum untuk mengatur transportasi pariwisata di laut, terutama untuk menuju ke pulau-pulau yang ada diseputaran Tanjung Kelayang, Kecamatan Sijuk melalui Peraturan Bupati (Perbup) Tata Kelola Transportasi Air Tanjung Kelayang.

Namun produk hukum itu, baru sebatas rancangan. Draf untuk produk hukum ini sekarang sudah berada di Bagian Hukum Sekretariat Daerah (Setda) Pemerintah Kabupaten Belitung. Untuk pembahasan produk hukum transportasi air, terlebih dahulu akan dilakukan pembahasan sebelum di tandatangani Bupati Belitung.

"Sekarang masih dalam pembahasan, dan sebetulnya untuk ketertiban serta pengawasan maupun pengelolaan transportasi air di Tanjung Kelayang. Ini kalau pembahasannya cukup dua kali sudah selesai," kata Kasubag Produk Hukum Daerah, Bagian Hukum Setda Pemkab Belitung Suparno kepada Posbelitung.co, Senin (12/6/2019).

Pembahasan produk hukum ini,  menurutnya diperkirakan tidak memakan waktu yang lama, lantaran hanya belasan pasal tertera didalam draf itu. Namun untuk kepastian pembahasan nya pihaknya belum bisa memastikan, lantaran menunggu jadwal pasti dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

"Termasuk dampingan perbup ini ada tim terpadu yang di SK (surat keputusan) kan oleh pak Bupati. Tim ini mempunyai tugas pembinaan dan pengendalian. Tapi yang mengelola transportasi air itu nanti BUMDes Keciput," jelasnya.

Dalam raperbup ini, mengatur tentang Standar Operasional Prosedur (SOP) pengangkutan penumpang wisata, pintu masuk ke pulau-pulau yaitu dari Tanjung Kelayang melalui satu loket yang telah disediakan, serta jumlah penumpang kapal yaitu untuk kapal bobot 4 grosstone (Gt) 10 orang, dan 6 GT 20 orang.

"Kapal itu tentu juga harus memiliki Pas Kecil, dan nahkoda dan ABK nya wajib memiliki surat keterangan kecakapan. Nah untuk jadwal keberangkatan kapal nya didalam raperbup ini di atur pengelola sesuai dengan antrian kapal," bebernya. (Posbelitung.co/Disa Aryandi)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved