Ini 5 Fakta Seputar Cabai, Bukan Tanaman Asli Indonesia hingga Awalnya Bernama Cabya

Meski ada banyak bahan lain penghasil rasa pedas, di Indonesia, cabai agaknya telah menjadi primadona.

Ini 5 Fakta Seputar Cabai, Bukan Tanaman Asli Indonesia hingga Awalnya Bernama Cabya
Pos Belitung/Dede Suhendar
Cabai rawit hasil panen petani Belitung 

POSBELITUNG.CO - Pecinta makanan pedas pasti tak asing lagi dengan cabai. Buah yang berasal dari tanaman genus Capsicum ini memiliki berbagai jenis dengan tingkat kepedasan yang beragam.

Meski ada banyak bahan lain penghasil rasa pedas, di Indonesia, cabai agaknya telah menjadi primadona. Maka tak heran jika akhirnya banyak hasil olahan cabai, seperti saos, bubuk cabai hingga berbagai macam jenis sambal.

Namun ada beragam hal menarik seputar cabai di indonesia yang perlu kamu tahu.

Berikut pendapat sejarawan kuliner Fadly Rahman mengenai lima fakta cabai.

1. Bukan berasal dari Indonesia

Aneka jenis cabai sangat umum dipakai oleh masyarakat Indonesia baik untuk membuat sambal, pecitarasa pedas olahan seperti rendang, kari dan gulai, maupun sekadar sebagai garnish untuk hidangan.

“Meski telah melekat sebagai bahan pokok kuliner Indonesia, namun cabai bukanlah tanaman asli Indonesia. Si pedas ini mulanya berasal dari Benua Amerika dan dibawa masuk bersama sekitar 2000-an jenis tumbuhan lainnya pada abad ke-16 oleh para pelaut Portugis dan Spanyol ke Asia Tenggara,” ujar Fadly.

Di Benua Amerika Capsicum diserap ke dalam kosakata Inggris dan disebut dengan nama chili

2. Awalnya bernama cabya

Menurut Fadly, sebelum chilli dari Benua Amerika masuk ke Indonesia, ternyata masyarakat nusantara telah mengenal tanaman bernama cabya.

Halaman
1234
Editor: tidakada011
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved