Berita Belitung

VIDEO: Kunjungan SMP Negeri 2 Damar Ke Pos Belitung

Sebanyak 110 siswa dari SMP Negeri 2 Damar, Kecamatan Damar Kabupaten Belitung Timur mengunjungi Harian Pagi Pos Belitung.

POSBELITUNG.CO-- Sebanyak 110 siswa dari SMP Negeri 2 Damar, Kecamatan Damar Kabupaten Belitung Timur, melakukan kunjungan ke Harian Pagi Pos Belitung.

‎Kedatangan Para siswa ini, didampingi guru pendamping satu diantaranya, Ruwah Subekti. Mereka di sambut oleh Manager Produksi Harian Pagi Pos Belitung, Kamri dan Asisten Manager Produksi MC Tedja Prmana.

Menurut Pembina Osis SMP Negeri 2 Damar, Ruwah Subekti‎ kunjungan ini merupakan pengalaman pertama dan ingin mengetahui tentang proses pembuatan surat kabar, serta membuat berita baik dan benar.

"Kegiatan karya wisata bertujuan, mengenal kepada siswa tentang proses kerja jurnalistik baik cetak maupun online. Dan juga sebagai pelengkap untuk belajar dan mengajar di luar kelas untuk mata pelajaran bahasa indonesia," kata Ruwah Subeki, kepada Pos Belitung, Kamis (13/06/2019).

Kegiatan ini di ikuti oleh, siswa dari kelas VII dan VIII, dan juga salah satu kurikulum 2013, lebih menekankan ke pelajaran kontekstual siswa, pihak sekolah akan coba untuk KBM di luar kelas.

Ruwah Subeki, berharap, dengan adanya kegiatan ini, para siswa lebih paham dalam mempelajari bagaimana proses kerja jurnalistik dan bagaimana koran itu bisa dihasilkan, berita dari wartawan sampai dengan di cetak.‎ Ia juga mengatakan, dengan ada kegiatan ini, barangkali para siswa ada yang cita-cita untuk menjadi jurnalistik.

Selain kunjungan ke Pos Belitung, SMP Negeri 2 Damar, juga mengunjungi, kawasan wisata jurusebrang yaitu Mangrove Pack yang ada di Desa Juru Seberang.

Dalam kunjungan dalam kunjungan tersebut, Asisten Manager Produksi MC Tedja Prmana, memaparkan tentang teknik meliput berita sebagai jurnalistik, kepada siswa-siswi SMP Negeri 2 Damar, dijelaskannya ada beberapa cara untuk meliput sebuah berita.

Ia melanjutkan, berita itu dilihat dari kelayakan berita, ada beberapa kriteria kelayakan berita, yang bersifat umum‎ seperti penting atau tidak seperti suatu peristiwa diliput, jika dianggap arti penting bagi mayoritas khalayak pembaca.

Aktual suatu peristiwa dianggap layak diliput jika peristiwa itu baru terjadi, misalnya kecelakaan, pembunuhan, dan kebakaran. unik karena suatu peristiwa punya unsur yang unik, kalau orang digigit anjing, itu biasa‎. Tetapi kalau orang menggigit anjing, itu unik dan luar biasa.

"Contohnya, seorang mahasiswa dosennya, karena bertahun-tahun tidak pernah di luluskan, itu baru unik. Disekitar kita selalu ada peristiwa yang unik dan tidak biasa," kata Tedja.

Lanjutnya, ada lagi yang dinamakan asas kedekatan, asas keterkenalan ini seperti berita tentang artis, yang sedang hangat di bicarakan. Magnitude artinya kekuatan‎ seperti berita gempa bumi dan banjir yang mengakibatkan kerusakan.

Selain itu juga unsur konflik seperti juga beberapa hal lain yang menyangkut hubungan antar manusia, juga menarik untuk di liput, trend ‎suatu peristiwa sedang hebo, seperti kejadian belum lama ini. Seperti suara dentuman yang terjadi di Belitung kemarin.

Proses pembuat berita biasanya dimulai dari rapat redaksi, yang juga merupakan jantung oprasional media pemberitaan. Rapat redaksi merupakan kegiatan rutin, yang pening bagi pengembangan dan peningkatan kualitas berita yang di hasilkan. (Posbelitung.co/Yuranda)

Penulis: Maggang (mg)
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved