Brenton Tarrant Pelaku Teror di Masjid Christchurch Selandia Baru Ingin Dinyatakan Tak Bersalah

Tersangka, Brenton Tarrant yang kini sudah ditangkap saat itu menembaki para jamaah salat Jumat dengan keji.

Brenton Tarrant Pelaku Teror di Masjid Christchurch Selandia Baru Ingin Dinyatakan Tak Bersalah
Mark Mitchell
Brenton Tarrant yang diduga menjadi pelaku aksi penembakan brutal pada dua masjid di Christchurch, South Island, Selandia Baru. 

POSBELITUNG.CO - Masih teringat di memori kita terkait tragedi penembakan jamaah salat Jumat di Chrischurch, Selandia Baru.

Teror penembakan yang terjadi di Christchurch pada bulan Maret lalu meninggalkan kesedihan mendalam bagi para keluarga korban dan dunia.

Dikutip dari Daily Mail, aksi teror penembakan di Christchurch menewaskan total 51 orang.

Tersangka, Brenton Tarrant yang kini sudah ditangkap saat itu menembaki para jamaah salat Jumat dengan keji.

Brenton diketahui tak pandang bulu dalam menarget korbannya.

Baik orang dewasa maupun anak-anak juga menjadi korban.

Mahasiswi Ini Dapat 400 Juta Sebulan dari Jadi Sugar Baby 7 Pria Mapan

Tak hanya itu, bahkan Brenton juga menyiarkan aksi kejinya secara langsung di sosial media.

Akibat aksinya yang dilakukan pada tanggal 15 Maret 2019 tersebut, sosial media ramai-ramai melakukan pemblokiran.

Pemblokiran ini dilakukan bagi konten-konten yang terkait dengan aksi Brenton saat itu.

Hal ini ditujukan agar teror yang dilakukan Brenton tidak tersebar.

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved