Breaking News:

Rencana Pembentukan Monumen Provinsi Babel, Pemerintah Baru Sebatas Melakukan Inventarisir Lahan

Monument tersebut sebagai tanda, mengawal semangat perjuangan Bangka Belitung menjadi sebuah Provinsi.

Ist/dok humas dan protokol Setda Pemkab Belitung
Bupati Belitung H Sahani Saleh (Sanem), kamis (13/6) ketika melakukan pengecekan lahan, sebagai lokasi pembentukan monumen Provinsi Bangka Belitung. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Bangka Belitung (Babel) sudah berencana sejak tahun 2018 membangun monumen pembentukan Provinsi Bangka Belitung di Tanjung Kelayang, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung. Monumen tersebut sebagai tanda, mengawal semangat perjuangan Bangka Belitung menjadi sebuah Provinsi.

Monumen rencana akan dibangun di atas lahan tiga hektar dan lokasi tersebut dipilih, lantaran ikrar pembentukan Provinsi Bangka Belitung berlokasi di Tanjung Kelayang. Namun sayangnya pembangunan yang sudah direncanakan sejak tahun 2018, hingga kini belum terlihat.

Pemerintah Kabupaten Belitung baru sebatas melakukan inventarisir lahan untuk pembangunan monument tersebut. Rencana pembangunan monument ini menggunakan anggaran APBD Provinsi Bangka Belitung.

"Ini baru menginventarsir lahan dulu, kalau untuk anggaran APBD nya kami belum menyusun. Rencana baru akan menyusun master plan dan DED untuk membangun monument itu," kata Bupati Belitung H Sahani Saleh (Sanem) kepada Posbelitung.co, Sabtu (15/6/2019).

Untuk biaya fisik pembangunan tersebut, kata Sanem direncanakan menggunakan biaya APBD Provinsi Bangka Belitung. Itu berikut dengan anggaran DED dan Masterplan, dan sejauh ini belum memperuntukan terhadap anggaran tersebut.

"Kalau provinsi juga kami belum mengetahui berapa besarnya (anggaran), karena itu kewenangan provinsi. Kami sudah melakukan pengecekan ke lahan itu beberapa hari lalu, dan semua sudah clear lahan nya tidak ada masalah," ujarnya.

Kata Sanem, Pemkab Belitung pula kini belum bisa memastikan kapan rencana dimulai pembangunan monumen tersebut. Lantaran belakangan mereka belum pernah melakukan koordinasi, untuk kembali membahas tentang pembangunan monumen pembentukan Bangka Belitung itu.

"Kalau dari segi lahan kami tidak ada kendala lagi dari segi koordinat, dan sudah sesuai dengan sertifikat. Selama ini kami hanya melihat dari titik koordinat dan tidak ada masalah," pungkasnya.

(Posbelitung.co/Disa Aryandi)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: Khamelia
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved