VIDEO: Musim Tanam di Danau Nujau, Padi Petani Diserang Hama Keong Mas

Sulitnya mendapatkan Insektisida kusus untuk membasmi keong yakni moluskilsida, juga menjadi kendala mereka di musim tanam padi.

POSBELITUNG.CO, BELITUNG TIMUR - Para petani Dusun Nujau, Desa Gantung, Belitung Timur, mendapatkan pekerjaan ekstra di musim tanam, pasalnya mereka harus mengambil satu persatu keong yang menyerang tanaman padi milik mereka.

Sulitnya mendapatkan Insektisida kusus untuk membasmi keong yakni moluskilsida, juga menjadi kendala mereka di musim tanam padi.

Satu diantara petani, Tulus (48) mengaku sudah mengumpulkan keong emas sebanyak 10 karung muatan 30kilogram.

Dia mengatakan terpaksa menyulam padi yang sudah ditanamnya karena mati diserang keong emas. Sembari menyulam dia pun mengumpulkan satu persatu keong tersebut.

"Rentannya itu umur dari mulai semai sampai dengan satu bulan, kalau tanaman muda gitu mungkin manis jadi suka keong makannya," ujar Tulus.

Tulus mengaku setalah dikumpulkan keong tersebut di musnahkannya dengan cara dibakar di sekam padi.

"Biasanya banyak kalau musim hujan, cuman tidak semua lahan, cuman lahan bagian belakang saja dari saluran irigasi," jelas Tulus.

Tulus mengaku setiap musim tanamkeong-keong tersebut mulai bermunculan. Tulus mengaku sudah mendapatkan bantuan insektisida, namun kebutuhannyanya masih jauh dari cukup untuk memusnahkan keong.

"Hampir setiap tahun waktu musim tanam saya ngumpulin keong sampai puluhan karung biasanya, abis itu saya bakar, abunya saya pakai lagi untuk tambahan pupuk," ujar tulus.

Ditanya cara lain untuk mengendalikan hama keong, tulus mengaku tahu satu diantara dengan memelihara bebek, hanya saja butuh modal lebih besar, mengingat juga keong hanya musiman dia lebih memilih memusnahkan keong dengan cara manual.

"Ada sih pelihara bebek, tapi kalau gak musim keong sulit lagi cari pakan buat bebeknya, butuh modal besar lagi, untuk kandang, bibit bebek dan lainnya," ujar Tulus sambil tertawa. (posbelitung.co/suharli)

Penulis: Suharli
Editor: fitriadi
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved