Gempa di Bangka Belitung, Slamet Supriyadi : Tidak Perlu Khawatir Tapi tetap Waspada

Gempa di Bangka Belitung, Slamet Supriyadi : Tidak Perlu Khawatir Tapi tetap Waspada

Gempa di Bangka Belitung, Slamet Supriyadi : Tidak Perlu Khawatir Tapi tetap Waspada
BMKG/IST
Citra Satelit BMKG 

"Tercatat di BMKG ada getaran bumi, di Jebus 4,7 skala richter. Sementara di Belitung tercatat 2,7 skala richter, penyebabnya perlu diselidiki apakah dari tektonik bekas penambangan?," bebernya.

Meski wilayah Babel termasuk daerah yang mengalami gempa bumi. Menurutnya kekuatan gempa bumi yang terjadi di Babel tak begitu hebat.

"Gempa bumi dan hujan deras adalah fenomena alam, sudah menjadi bencana kalau merugikan. Di Babel bencana alam merusak rumah karena kebanyakan rumah dibuat semi permanen, akhirnya rubuh," jelas Mirkon Antariksa.

Kepala Kelompok Analisa Prakiraan BMKG Pangkalpinang, Slamet Supriyadi menjelaskan jika potensi gempa di Provinsi Kepualuan Bangka Belitung (Babel) menurut literatur yang ada disebabkan oleh sesar lokal.

Seperti yang pernah terjadi di daerah Pemali Kabupaten Bangka, Payung Kabupaten Bangka Selatan, dan di Selat Nasik. Namun ia menambahkan jika potensi gempa berkekuatan besar sangat amat kecil di Babel.

Inilah Kekuatan Gempa Terbesar yang Pernah Melanda Babel

Kondisi yang terjadi tidak berpotensi tsunami, karena menurut Slamet gempa yang berpotensi tsunami harusnya memiliki kekuatan minimal 7 skala richter dengan magnitudo diatas 7.

"Sangat kecil, sehingga tidak berpotensi tsunami, karena kalau berpotensi tsunami harus dengan gempa diatas 7 skala richter, dengan magnitudo 7, jelas Slamet, Kamis (13/6) saat ditemui bangkapos.com diruang kerjanya.

Sedangkan menurut catatan BMKG sendiri, gempa terkuat yang pernah terjadi di Babel hanya berkekuatan dikisaran 0,5-0,6 magnitudo yang berada di sekitaran wilayah Jebus, sehingga kekuatan gempa ini sangat kecil dan tidak terlalu merusak terlebih lagi berpotensi tsunami.

Kepala Kelompok Analisa Prakiraan BMKG Pangkalpinang, Slamet Supriyadi mengimbau kepada masyarakat tidak perlu khawatir terkait gempa besar yang akan melanda Babel, namun begitu kewaspadaan dari masyarakat juga tetap diperlukan.

"Masyarakat tidak perlu resah, tidak perlu khawatir di mana gempa besar akan melanda Babel, tapi tetap harus waspada," imbau Slamet. (Bangkapos/Muhammad Rizki/M Rizky)

Penulis: Maggang (mg)
Editor: zulkodri
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved