Saat Pamitan Pada Istri, Tarmono Melantur Bilang Pulang dari Lombok Tinggal Nama

Keluarga dan warga Ngadirgo, Mijen, Semarang, menunggu kedatangan jenazah Tarmono dari Karangasem, Bali

Saat Pamitan Pada Istri, Tarmono Melantur Bilang Pulang dari Lombok Tinggal Nama
TRIBUN JATENG/MOCH SAIFUDIN
Warga Ngadirgo menunggu kedatangan jenazah Tarmono di halaman rumah Ati, Dusun Kuripan Baru, Kelurahan Ngadirgo, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Minggu (16/6/2019) malam. 

Di mana tepatnya Tarmono bekerja di Lombok

Ati tidak tahu, dia hanya ingat sang suami menyatakan akan bekerja di proyek pembangunan bekas bencana gempa.

Dari penuturan Pak RT pula, Ati tahu suaminya sebelum menempuh perjalanan pulang dari Lombok ke Bali sendirian sempat dibujuk teman-temannya.

Sesama warga Ngadirgo itu menyarankan Tarmono bekerja dulu barang satu bulan.

Kalau tetap tidak betah, barulah pulang ke Jawa.

Ternyata tekad Tarmono sudah bulat untuk pulang sehingga tak bisa dibujuk.

"Jenazah suami saya akan dikebumikan jam 11.00 siang di pemakaman kampung sini.

Putra saya menjemput di Bandara Ahmad Yani jam 07.00 untuk dibawa ke rumah," jelas Ati sembari menitikkan air mata di pipi kanan.

Nenek dua cucu ini tidak menyangka akan mendapat musibah demikian.

Ia mengaku hanya bisa mengikhlaskan kepergian Tarmono selama-lamanya. (Tribunjateng/Moch Saifudin)

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng dengan Judul UPDATE: Saat Pamitan kepada Istri, Tarmono Melantur Bilang Pulang dari Lombok Tinggal Nama

Editor: kamri
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved