Pemdes di Gunungkidul Sodorkan Surat Siap Dikutuk Jika Warga Bohong Saat Buat SKTM

Sutikno mengaku kaget dengan 3 lembar surat yang disodorkan oleh pemerintah desa kepadanya.

Pemdes di Gunungkidul Sodorkan Surat Siap Dikutuk Jika Warga Bohong Saat Buat SKTM
KOMPAS.com/MARKUS YUWONO
Viral, surat pernyataan siap dikutuk apabila berbohong saat ajukan SKTM di Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. 

Demi Surat Keterangan Tidak Mampu, Warga Gunungkidul Diminta Bersumpah Siap Dikutuk jika Bohong

POSBELITUNG.CO - Media sosial dihebohkan dengan beredarnya foto penampakan surat pernyataan siap dikutuk demi keterangan tidak mampu (SKTM), Minggu (16/6/2019).

Rupanya, surat tersebut dikeluarkan oleh Dinas Sosial Kabupaten Gunungidul, Yogyakarta.

Dalam surat, tertuang bahwa warga harus harus menandatangi surat yang salah satu isinya berbunyi siap untuk 'dikutuk' sesuai agama masing-masing jika berbohong demi mendapatkan SKTM.

Kasus ini mencuat ketika Narmi (55) warga Dusun Ngadipura, Desa Rejosari, Kecamatan Semin, Gunung Kidul hendak mendaftar SKTM.

Viral Dinilai Tak Beretika Anak Habiskan Kue Nastar di Rumah Orang, Orangtuanya Malah Lakukan Ini

Mengutip dari Tribun Jogja, Kartu Indonesia Sehat (KIS) milik Narmi tidak bisa digunakan untuk berobat di Puskesmas Semin II.

Kala itu apabila Narmi ingin berobat, maka harus seperti pasien umum.

Narmi pun kemudian melaporkan kejadian tersebut ke anaknya yang bekerja di Jakarta.

"Asam lambung saya tiba-tiba naik, saat berobat ternyata KIS saya diblokir, padahal punya anak saya dan suami tidak."

"Saya kemudian mengurus KIS selama 4 bulan tidak kunjung turun, lalu saya meminta tolong anak saat pulang kampung."

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved