Pemkab Belitung Bersama Dirjen Pajak dan BPN Tandatangani MoU Optimalisasi Penerimaan Pajak

BUPATI Belitung, H Sahani Saleh menandatangani nota kesepahaman MoU dengan Direktorat Jenderal (Dirjen) Pajak dan BPN Provinsi Kepulauan Babel

Pemkab Belitung Bersama Dirjen Pajak dan BPN Tandatangani MoU Optimalisasi Penerimaan Pajak
ist/Pemkab Belitung
BUPATI Belitung, H Sahani Saleh (Sanem) menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dengan Direktorat Jenderal (Dirjen) Pajak dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Selasa (18/6) 

POSBELITUNG.CO - Bupati Belitung, H Sahani Saleh (Sanem) menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dengan Direktorat Jenderal (Dirjen) Pajak dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Selasa (18/6).

Penandatanganan MoU yang dilaksanakan di Gedung Mahligai Serumpun Sebalai, Rumah Dinas Gubernur Kepulauan Babel ini difasilitasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dalam penandatangan MoU ini, Bupati Belitung didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Belitung, H MZ Hendra Caya serta beberapa kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

Sanem mengatakan, penandatanganan MoU itu adalah wujud dukungan Pemkab Belitung terhadap optimalisasi penerimaan pajak pusat dan daerah, serta pengelolaan barang milik daerah bidang pertanahan.

Dengan adanya MoU itu, pemerintah daerah akan langsung menginventarisir sumber-sumber penerimaan daerah.

Kata Sanem, setelah MoU itu pemerintah akan menginventarisir data dan hasilnya akan dimuat dalam aplikasi yang memanfaatkan kemanjuan informasi dan teknologi (IT).

“Karena sudah melaksanakan aktivitas penerimaan, maupun pengeluaran dari APBD kami berbasis non tunai, maka secara otomatis akan menggunakan aplikasi dalam pengelolaan sumber-sumber penerimaan daerah,” kata Sanem, Rabu (19/6).

Menurut Sanem, itu merupakan bagian dari upaya optimalisasi terhadap pendapatan asli daerah (PAD).

“Didalamnya ada pajak hotel dan rumah makan juga. Kemudian untuk optimalisasi terhadap PAD itu juga, akan diupayakan peningkatan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak daerah,” ujarnya.

Sanem mengajak masyarakat untuk bekerjasama yaitu ikut bertanggung jawab terhadap pembangunan daerah. Diharapkan, agar ada kesadaran masyarakat terhadap kepatuhan membayar pajak maupun berupaya meningkatkan pengetahuan.

“Kemudian, kemampuan para pihak di bidang perpajakan yang profesional. Karena pajak ini adalah bersumber dari rakyat dan untuk rakyat. Nah, tujuan dari kerjasama ini, agar tercapainya penerimaan pajak hotel dan rumah makan yang optimal,” katanya.

Hadir pada pelaksaan MoU itu, Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Prof Dr Zudan Arif Fakrulloh yang turut memberikan paparan mengenai pemanfaatan data kependudukan kepada seluruh peserta yang hadir.

Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Babel, Yusuf Purnama berharap agar MoU ini mampu memperkuat komitmen BPN untuk memberikan pelayanan terhadap pendaftaran tanah milik pemerintah. Dimulai dari kejelasan aset milik daerah dan masyarakat guna meningkatkan PAD.

“Dengan pendaftaran bidang-bidang tanah termasuk bidang tanah aset pemerintah, pada tahun 2025 seluruh bidang tanah, baik milik masyarakat maupun milik pemerintah bisa terdaftar,” katanya. (adv/tas)

Editor: fitriadi
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved