Berita Belitung

Subsidi Minyak Tanah di Belitung Timur Dicabut Mulai Agustus 2019

Jadi 2019 memang sudah seharusnya pengguna mitan (miyak tanah) tidak ada lagi dalam arti minyak tanah subsidi. Subsidi dialihkan dari mitan ke LPG

Subsidi Minyak Tanah di Belitung Timur Dicabut Mulai Agustus 2019
Pos Belitung/Suharli
Sosialisasi penarikan minyak tanah bersubsidi di wilayah Beltim, bertempat di Ruang RSBN Kantor Bupati Beltim. Jumat (21/6/2019) 

POSBELITUNG.CO - Pemerintah daerah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) melakukan sosialisasi penarikan minyak tanah bersubsidi di wilayah Beltim bertempat di ruang RSBN kantor Bupati Beltim. Jumat (21/6/2019)

Dalam kegiatan tersebut turut pula dihadiri Wakil Bupati Beltim Burhanudin, Kabag Ekbang Hendri Yani, perwakilan Pertamina sales eksekutif retail Babel Deny Nugraha, perwakilan Camat, Kades, BPD dan masyarakat se-kabupaten Beltim.

Menurut Denny program konversi merupakan program pemerintah pusat yang dijadwalkan di Beltim tahun 2018 pembagian paketnya gas LPG.

"Jadi 2019 memang sudah seharusnya pengguna mitan (miyak tanah) tidak ada lagi dalam arti minyak tanah subsidi. Subsidi dialihkan dari mitan ke LPG 3 kilogram. Pembagian paket perdana sudah kami bagikan selaku operator sesuai data yang diberikan pemerintah pusat kepada masing-masing pemkab dan disampaikn ke masyarakat," ujar Denny kepada posbelitung.co diselah kegiatan.

Denny menjelaskan bagi pengguna minyak tanah non subsidi yang memang memang masih merasa membutuhkan, pertamina tetap akan menyediakan.

"Tapi dalam hal ini adalah mitan keekonomian atau mitan non subsidi. Harganya mengikuti harga pasar, tidak ada unsur subsidinya dan harganya untuk saat ini berkisar di Rp 10 ribuan, tadi itu bisa berubah karena mengikuti harga pasar, kalau harga minyak turun, harga mitan pun bisa turun," jelas Denny.

Dia menjelaskan pada dasarnya mitan nantinya bukan minyak subsidi lagi, jadi Tidak ada kuota subsidi dan barang ini sudah menjadi barang umum.

"Kami akan coba siapkan (mitan non subsidi), apabila masih banyak masyarakat yang menggunakannya. Dan kita akan memperbanyak sebaran pangkalan mitan non subsidi. Sembari kita juga meningatkan LPG 3 kilogram," ujar Denny

Sedangkan untuk ketersedian penyaluran mitan non subsidi tetap di pangkalan, akan ada penunjukan agen dan dari agen akan ada pangkalan. Proses distribusinya hampir dama dengan proses diatribusi mitan subsidi.

"Jadi ada agen dan pangkalan namun untuk non subsidi tidak akan ada istilah jatah tetapi sesuai kemampuan penyerapan pasar. Jadi kalau kebutuhan sehari 10 ton, ya 10 ton akan kita usahakan untuk dipenuhi," ujarnya

Untuk penarikan nonsubsidi, sudah berjalan di bulan Juni ini dan rencana di bulan Agustus sudah tidak ada lagi subsidi mitan sehingga subsidi full beralih ke LPG

"Kalau di Aguatus ada mitan yang beredar harganya mencapai 10 ribu Itu adalah mitan non susidi," beber Denny.

(Pos Belitung/Suharli)

Penulis: Suharli
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved