Alasan Polri Tak Kabulkan Penangguhan Penahanan Kivlan Zen, Beda dengan Soenarko

Sementara Soenarko telah ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata api ilegal sejak Mei 2019 dan ditahan diRutan POM Guntur, Jakarta Selatan.

Alasan Polri Tak Kabulkan Penangguhan Penahanan Kivlan Zen, Beda dengan Soenarko
Tribunnews/Irwan Rismawan
Mayor Jenderal TNI Purn Kivlan Zen tiba di gedung Bareskrim Polri untuk menjalani pemeriksaan di Jakarta, Rabu (29/5/2019). Kivlan Zein diperiksa sebagai tersangka dalam kasus dugaan makar. 

Beda Nasib dengan Soenarko, Penangguhan Penahanan Kivlan Zen Tak Dikabulkan, Ini Alasan Polri

POSBELITUNG.CO - Beda dengan mantan Danjen Kopassus Mayjen TNI (Purn) Soenarko, permohonan penangguhan penahanan Mayjen (Purn) Kivlan Zen sampai saat ini belum dikabulkan.

Diketahui sebelumnya, Kivlan Zen telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan makar dan kepemilikan senjata api ilegal untuk rencana pembunuhan tokoh nasional.

Sementara Soenarko telah ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata api ilegal sejak Mei 2019 dan ditahan diRutan POM Guntur, Jakarta Selatan.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengungkapkan jika bukan tanpa sebab pihaknya belum mengabulkan permohonan penangguhan penahanan Kivlan Zen.

Dedi Prasetyo mengatakan jika ada beberapa hal yang dipertimbangkan penyidikan terkait permohonan penangguhan penahanan.

Satu di antaranya adalah soal sikap Kivlan Zen saat menjalani proses penyidikan.

Dijelaskannya bahwa selama proses penyidikan, Kivlan Zen tidak kooperatif.

"Banyak pokok perkara yang harusnya digali, memperjelas suatu peristiwa pidana yang terjadi, itu boleh dikatakan tidak cukup kooperatif memberikan keterangan secara gamblang, beda halnya dengan Pak Soenarko," katanya seperti dilansir dari tayangan YouTube metrotvnews, Sabtu (22/6/2019).

Dedi Prasetyo tak menampik jika ada pihak yang mengajukan sebagai penjamin untuk penangguhan penahanan Kivlan Zen.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved