Harga Tiket AirAsia Lebih Murah? Ini Kata Dirut AirAsia Indonesia

Maskapai AirAsia Indonesia masih berani memasang harga tiket yang relatif murah dibandingkan maskapai lainnya.

Harga Tiket AirAsia Lebih Murah? Ini Kata Dirut AirAsia Indonesia
kompas.com
Direktur Utama AirAsia Indonesia Dendy Kurniawan di Jakarta, Senin (4/3/2019). 

POSBELITUNG.CO, JAKARTA - Maskapai domestik mendapat sorotan tajam akibat tingginya harga tiket pesawat beberapa waktu lalu. Hal ini sampai membuat pemerintah turun tangan.

Penyebabnya lantaran beban operasional yang meningkat akibat harga avtur yang tinggi, pajak hingga menguatnya kurs dollar terhadap rupiah.

Namun di tengah situasi itu, maskapai AirAsia Indonesia masih berani memasang harga tiket yang relatif murah dibandingkan maskapai lainnya. Mengapa bisa begitu? Direktur Utama AirAsia Indonesia Dendy Kurniawan mengatakan, pihaknya berupaya melakukan efisiensi sehingga harga tiket bisa lebih murah.

"Kenapa kami bisa murah atau efisien? Satu kami hanya operasikan Airbus A320. Satu tipe. Ini memudahkan managing human resources kita. Pilotnya, krunya, engineer-nya ya cuma satu sertifikatnya untuk A320," ujarnya di Jakarta, Senin (25/6/2019).

"Jadi ini nilai plus kami dibandingkan maskapai lain yang operasikan tipe pesawat lain. Kalau kami ada yang sakit, pilot cadangan bisa langsung menggantikan. Itu dari sisi kru,"sambung dia.

Dari sisi sparepart alat suku cadang. Lantaran hanya menggunakan Airbus A320 maka suku cadang yang disimpan menjadi lebih sedikit. Ini membuat biaya penyimpanan lebih efisien dari pada maskapai yang memiliki tipe pesawat yang banyak.

Kedua, memaksimalkan peranan grup. AirAsia Indonesia merupakan bagian dari AirAsia Grup yang beroperasi di 6 negara dan 9 airline. Dengan bekerja secara grup, efisiensi sangat bisa dilakukan.

Misalnya dalam hal pembelian pesawat, dengan memesan pesawat secara grup maka harganya akan jauh lebih murah daripada hanya satu maskapai yang memesan. "Bargaining kami jadi lebih tinggi di mata mitra bisnis kami. Itu keunggulan yang kami miliki," kata dia.

Ketiga, utilisasi pesawat. Tidak bisa dipungkiri, biaya sewa pesawat sangat berat bagi biaya operasional. Oleh karena itu AirAsia Indonesia memaksimalkan utilitas pesawat.

"Kalau kami rata-rata utilisiasi pesawat 12,5 jam per hari. Kami punya target 13 jam. Bisa tetapi kendalanya adalah airport yang enggak 24 jam beroperasi," kata Dendy.

Selain itu AirAsia Indonesia juga memaksimalkan waktu pesawat di darat yang hanya sekitar 25 menit. Hal ini dinilai penting sehingga utilitas pesawat bisa optimal selama satu hari. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ini Rahasia Tiket Murah AirAsia", https://money.kompas.com/read/2019/06/25/091204826/ini-rahasia-tiket-murah-airasia.

Editor: tidakada010
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved