Jepang Butuh Tenaga Kerja SSW, Buka 345.150 Lowongan Kerja, Tempati Sektor-sektor Berikut Ini

Pemerintah Indonesia dan Jepang telah meneken kerja sama di bidang tenaga kerja. Dilansir dari Kompas.com, Selasa (25/6/2019), perjanjian ini

Jepang Butuh Tenaga Kerja SSW, Buka 345.150 Lowongan Kerja, Tempati Sektor-sektor Berikut Ini
NET
LOWONGAN KERJA. Jepang Butuh Tenaga Kerja SSW, Buka 345.150 Lowongan Kerja, Tempati Sektor-sektor Berikut Ini 

 Kerja sama bidang ketenagakerjaan antara Indonesia-Jepang Istimewa via Tribunnews.com

Hanif menjelaskan, Kemnaker sendiri tengah fokus untuk meningkatkan kompetensi SDM melalui Balai Latihan Kerja (BLK).

"Kita harus menyesuaikan sistem dan kurikulum pelatihan di BLK dengan kebutuhan sektor industri di Jepang sehingga lulusan BLK sesuai dengan standar yang diharapkan, termasuk juga kemampuan Bahasa Jepang.

"Pemerintah Indonesia harus mengikuti standar kerja di Jepang sebagai standar kompetensi kerja (SKK) khusus yang akan menjadi standar dan pedoman dalam proses pelatihan maupun uji kompetensi bagi calon tenaga kerja yang nantinya akan bekerja di Jepang," jelas Hanif.

Sementara Dirjen Binapenta dan PKK Kemnaker, Maruli A. Hassoloan, menambahkan, kandidat tenaga kerja berketerampilan spesifik atau SSW terbagi ke dalam 4 kategori.

Pertama, New comer (calon pekerja migran Indonesia yang tidak memiliki pengalaman magang di Jepang dan berangkat bekerja ke Jepang dari Indonesia).

Kedua, Ex-TIT in Indonesia (calon pekerja migran Indonesia yang memiliki pengalaman magang/Technical Intern Trainee (TIT) di Jepang dan berangkat bekerja ke Jepang dari Indonesia).

Ketiga, Ex-TIT in Japan (calon pekerja migran Indonesia yang telah menyelesaikan program magang di Jepang dan melanjutkan bekerja di Jepang).

Keempat, Student (calon pekerja migran Indonesia yang telah menyelesaikan pendidikan formal di Jepang dan melanjutkan bekerja di Jepang).

Sesuai kesepakatan, khusus bagi para alumni peserta magang atau ex-TIT akan mendapat pengecualian tidak mengikuti tes bahasa maupun keterampilan (skills).

Oleh sebab itu, untuk penempatan di bawah skema SSW dalam waktu dekat, akan diutamakan bagi para ex-TIT Program.

Maruli juga menambahkan teken kerja sama di bidang ketenagakerjaan ini diharapkan dapat mempererat hubungan Indonesia-Jepang.

“Adanya penandatanganan MoC di bidang penempatan tenaga kerja yang memiliki keterampilan spesifik atau Specified Skilled Worker (SSW) antara Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Jepang diharapkan dapat mempererat hubungan kedua negara yang sudah lama terjalin,” kata Maruli.

Artikel ini telah tayang di intisari.grid dengan judul Teken Kerjasama dengan Indonesia, Jepang Butuh 345.150 Tenaga Kerja SSW pada Sektor-sektor Berikut, Berminat?

Editor: Evan
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved