MUI Imbau Masyarakat Bisa Terima Putusan MK dengan Penuh Kesadaran

MUI mengapresiasi kepada semua pihak, khususnya pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden yang berketetapan hati untuk menempuh jalur hukum.

MUI Imbau Masyarakat Bisa Terima Putusan MK dengan Penuh Kesadaran
kompas.com
Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Zainut Tauhid Saadi saat memberikan keterangan mengenai sikap MUI terkait rencana aksi unjuk rasa 2 Desember 2016, di gedung MUI, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (22/11/2016) 

POSBELITUNG.CO, JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau masyarakat untuk menerima apa pun putusan sengketa pilpres 2019 yang akan dibacakan Mahkamah Konstitusi pada Kamis (27/6/2019) besok.

"MUI mengimbau kepada semua pihak untuk bisa menerima keputusan majelis hakim dengan penuh kesadaran dan keihlasan, karena putusan Mahkamah Konstitusi bersifat final dan mengikat," kata Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid dalam keterangan tertulisnya, Rabu (26/6/2019).

Zainut mengatakan, MUI mengapresiasi kepada semua pihak, khususnya pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden yang berketetapan hati untuk menempuh jalur hukum dalam menyelesaikan sengketa Pemilu.

Hal tersebut bukan saja merupakan bentuk kesadaran konstitusional dan sikap kenegarawanan yang sangat terpuji. "Lebih dari itu, proses penyelesaian sengketa melalui hukum juga memberikan pembelajaran masyarakat untuk berdemokrasi secara sehat, dewasa dan bermartabat," kata Zainut.

Zainut menambahkan, MUI mencermati dengan seksama bahwa proses persidangan di Mahkamah Konstitusi berjalan dengan lancar, tertib dan menjujung tinggi prinsip-prinsip keadilan, kejujuran, independensi, keterbukaan dan profesional.

Untuk hal tersebut, MUI mengimbau kepada semua pihak untuk memberikan kepercayaan kepada para hakim mahkamah untuk memutus perkara dengan seadil-adilnya, jujur dan penuh tanggung jawab baik kepada bangsa, negara maupun kepada Allah.

"Putusan mahkamah harus dimaknai sebagai putusan yang terbaik untuk mengakhiri segala sengketa yang berkaitan dengan Pemilihan Umum, sebagaimana kaidah fikih: keputusan hakim adalah mengikat dan menghilangkan perbedaan," kata dia.

MUI mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang, menjaga kondusifitas dan tidak melakukan aksi kekerasan dan tindak pelanggaran hukum lainnya. Masyarakat diharapkan tetap mengedepankan sikap santun, damai, dan akhlakul karimah dalam menyampaikan tuntutan aspirasinya.

"Marilah kita kembali merajut persaudaraan kebangsaan yang selama ini sempat terkoyak akibat perbedaan pilihan politik, demi terwujudnya kehidupan masyarakat yang aman, damai dan diridloi Allah Tuhan Yang Maha Kuasa," kata dia. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "MUI Imbau Semua Pihak Terima Apa Pun Putusan MK", https://nasional.kompas.com/read/2019/06/26/12331031/mui-imbau-semua-pihak-terima-apa-pun-putusan-mk.

Editor: tidakada010
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved