Pola Asuh Penting dalam Pencegahan Stunting

PUSKESMAS Mengkubang, Kecamatan Damar, Kabupaten Belitung Timur, menggelar kegiatan psikoedukasi dengan mengusung tema Pentingnya Pola Asuh

Pola Asuh Penting dalam Pencegahan Stunting
ist/Pola Asuh Penting dalam Pencegahan Stunting
PUSKESMAS Mengkubang, Kecamatan Damar, Kabupaten Belitung Timur, menggelar kegiatan psikoedukasi dengan mengusung tema Pentingnya Pola Asuh dalam Pencegahan Stunting, di ruang pertemuan kantor Camat Damar, Selasa (25/6). 

POSBELITUNG.CO--Puskesmas Mengkubang, Kecamatan Damar, Kabupaten Belitung Timur, menggelar kegiatan psikoedukasi dengan mengusung tema Pentingnya Pola Asuh dalam Pencegahan Stunting, di ruang pertemuan kantor Camat Damar, Selasa (25/6).

Kepala UPT Puskesmas Mengkubang drg Ayu Nilam Sahri mengemukakan, penanggulangan dan pencegahan kasus stunting tidak hanya dari sisi medis, namun juga diperlu diperhatikan psikoedukasi kepada orangtua anak.

Menurut drg Ayu, stunting adalah sebuah kondisi di mana tinggi badan seseorang jauh lebih pendek dibandingkan tinggi badan orang seusianya. Adapun penyebab utama stunting adalah kekurangan gizi kronis sejak dalam kandungan hingga masa awal anak lahir, yang biasanya tampak setelah anak berusia dua tahun.

“Jadi kami gelar semacam talk show dengan dua narasumber, biar kesannya tidak terlalu kaku. Pesertanya mulai dari remaja, calon pengantin yang akan jadi orangtua, serta orangtua yang anaknya sudah terkena stunting,” kata drg Ayu.

Di Kecamatan Damar, lanjutnya, ditemukan sebanyak empat anak stunting. Jumlah tersebut sudah berkurang dari sebelumnya delapan anak berdasarkan data tahun 2019.

“Selain medis, setelah dicari, akarnya stunting itu ternyata juga dari pola asuh. Jadi dengan kegiatan ini diharapkan bagaimana calon orangtua siap menjadi orangtua. Jadi narasumber juga didatangkan dari psikolog BKJM (Balai Kesehatan Jiwa Masyarakat) Belitung Timur,” jelasnya.

Drg Ayu mengatakan, output (hasil) yang diharapkan dari kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang pentingnya pola asuh kepada anak balita dalam mencegah masalah stunting.

Dua narasumber psikoedukasi tersebut adalah Herlinawati, S.Far, Apt. Kasi kesehatan keluarga dan Gizi di Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Belitung Timur, serta Heni Puspitasari M.Psi dari UPT RSUD Belitung Timur (BKJM).

Para peserta yang mengikuti kegiatan yang dibuat dengan metode talk show ini lebih interaktif untuk tanya jawab dengan narasumber perihal stunting. Hadir pula Camat Damar Ronny Setiawan, para kades se-Kecamatan Damar, perwakilan masyarakat Damar, serta mitra Puskesmas Mengkubang lainnya.

Camat Damar Ronny Setiawan mengatakan, yang paling penting dari kegiatan ini adalah bagaimana peserta bisa mensosialisasikan kembali kepada warga yang mungkin tidak bisa hadir.

Kegiatan psikoedukasi tersebut dimeriahkan dengan pembagian doorprize kepada para peserta berupa buku tentang peran orang tua dalam pengasuhan anak.

Drg Ayu mengatakan, secara keseluruhan pencegahan stunting dengan cara mencukupi gizi, melengkapi imunisasi dan memperbaiki sanitasi didasari dengan pola asuh yang baik, benar dan nyaman. (adv/q5)

Penulis: Iklan Bangkapos
Editor: khamelia
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved