Berita Pangkalpinang

Dua Pelaku Usaha Diseret ke Pengadilan Gara-Gara Jual Obat Berbahaya

Langkah hukum ini ditempuh lantaran pelaku usaha terus membandel menjual produk berbahaya, padahal sudah diingatkan beberapa kali.

Dua Pelaku Usaha Diseret ke Pengadilan Gara-Gara Jual Obat Berbahaya
Bangka Pos/Krisyanidayati.
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Pangkalpinang, Hermanto. 

POSBELITUNG.CO   - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Pangkalpinang, Hermanto mengatakan hingga pertengahan tahun ini ada dua pelaku usaha yang dilimpahkan ke meja hijau lantaran melakukan pelanggaran menjual obat, makanan dan kosmetik yang berbahaya.

Langkah hukum ini ditempuh, lantaran pelaku usaha terus membandel menjual produk berbahaya, padahal sudah diingatkan beberapa kali.

"Ada dua kasus sampai ke pengadilan dan sekarang tetap berproses, kesalahannya menjual produk ilegal dan bahan berbahaya, di toko kelontong, sudah diingatkan tiga kali, dibina juga tapi masih saja bandel akhirnya ke pengadilan," katanya, Jumat (28/6/2019).

Ia menyebutkan, langkah ke pengadilan merupakan langkah akhir yang ditempuh pihaknya. Pasalnya, pihaknya lebih mengutamakan pembinaan dan pengawasan rutin.

Menurutnya, tiap minggu pihaknya selalu turun melakukan pengawasan di sarana-sarana penjualan di tujuh Kabupaten/kota.

"Pengawasan rutin tetap dilakukan, tiap minggu tim turun. Kadang ditemukan ada yang pelanggaran administratif kita bina, beri peringatan, bahkan ada yang produknya kita tarik dan dimusnahkan," katanya.

Pihaknya, juga terus berupaya melakukan edukasi kepada pelaku usaha, jangan sampai menjual makanan, obat dan kosmetik yang mengandung bahan berbahaya.

Masyarakat kini sudah mulai peduli dan mendapatkan banyak informasi agar tidak menggunakan atau membeli produk yang mengandung bahan berbahaya.

"Pengetahuan masyarakat sudah lumayan baik, kita terus sosialisasi dan sekarang juga di medsos banyak pengetahuan. Kalau ada informasi yang diragukan silahkan diklarifikasi kebenarannya ke kami, apalagi terkait produk berbahaya," sebutnya.

(Bangka Pos/Krisyanidayati)

Penulis: krisyanidayati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved