Breaking News:

Jangan Kau Bunuh Aku, Ambillah Motornya

L Nainggolan (50), warga Kelurahan Pulo Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Timur, Medan, Sumatera Utara, berharap polisi segera menangkap pelaku begal ya

Motor Plus
ilustrasi begal 

POSBELITUNG.CO-- Warga Kelurahan Pulo Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Timur, Medan, Sumatera Utara, L Nainggolan (50), berharap polisi segera menangkap pelaku begal yang mencelakai istrinya, Ratna.

Sang istri menjadi korban begal di Jalan Perkebunan, dekat Perumahan Cemara Hijau, Selasa (25/6/2019) sekitar pukul 06.15 WIB. Menurutnya, Selasa pagi istrinya baru pulang dari Perumahan Cemara Hijau.

Di perjalanan ada sepeda motor yang mengikutinya. Pengendara sepeda motor yang tidak dikenal itu belok ke arah Jalan Perwira, dan Ratna pun melanjutkan perjalanannya.

Ternyata di belakang Ratna disusul pengendara lainnya yang langsung memepet. Ia pun terjatuh dan terseret setelah ditendang pelaku di bagian perutnya.

Ditendang dan Hampir Dipukul Balok, Ratna Naibaho Memohon ke Begal agar Jangan Dibunuh. Ratna dirawat di RS Imelda Jalan Bilal, Medan, Rabu (26/6/2019)
Ditendang dan Hampir Dipukul Balok, Ratna Naibaho Memohon ke Begal agar Jangan Dibunuh. Ratna dirawat di RS Imelda Jalan Bilal, Medan, Rabu (26/6/2019) (Tribun)

Ratna mengalami luka di bagian wajah, tangan, dan kaki. Sadar dirinya dalam bahaya, Ratna meminta kepada orang yang menendangnya itu agar tidak dibunuh.

"'Jangan kalian bunuh saya, kalau sepeda motor ambillah," kata Nainggolan menirukan ucapnya istrinya, Rabu (27/6/2019). Korban berhasil ditolong warga yang mengenali dirinya saat meminta tolong.

"Istri saya jatuh dan tarik-tarikan (sepeda motor) sama pelaku. Saat kejadian, istri saya mau dipukul pelaku menggunakan kayu balok. Jadi dibilang istri saya, 'sudah jangan kau bunuh aku, ambil aja keretaku'," ungkapnya.

Saat ini Ratna masih menjalani proses pemulihan. Terlihat bagian kaki, tangan dan pelipis matanya dalam keadaan luka. Dari penuturan Ratna, pelaku berjumlah dua orang.

"Pelaku ini kalau keterangan warga, dia terus yang beraksi di kawasan tersebut, berinisial G. Sementara ia juga dikabarkan residivis atau keluar masuk penjara," katanya.

Saat ini Ratna masih dalam keadaan lemah.

"Ia cuma bisa tertidur, sesekali meminta sesuatu. Kami berharap petugas kepolisian bisa menangkap pelaku dan menghukumnya seberat-beratnya," ungkapnya.

Pihak keluarga juga sudah melaporkan kejadian itu ke Polsek Medan Timur. (Editor : David Oliver Purba)

Berita ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Ambillah Motornya, tapi Jangan Kau Bunuh Aku

Editor: nurhayati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved