Sekelompok Remaja Putri Paksa Buka Pakaian Dalam Korban Gara-gara Disebut Cabe-cabean

Belakangan ini, kasus perundungan sepertinya sedang marak terjadi di Indonesia. Setelah video penganiayaan remaja di wilayah Sukawati...

Sekelompok Remaja Putri Paksa Buka Pakaian Dalam Korban Gara-gara Disebut Cabe-cabean
Instagram/@klungkung_punya_cerita
Kasus perundungan 

POSBELITUNG.CO - Belakangan ini, kasus perundungan sepertinya sedang marak terjadi di Indonesia.

Setelah tersebarnya video penganiayaan remaja di wilayah Sukawati, Gianyar, Bali, kini kasus serupa juga terjadi di Klungkung, Bali.

Dilansir dari sosial media Instagram, jelas terlihat kebrutalan sekelompok remaja putri yang melakukan penganiayaan terhadap remaja putri lainnya.

Penganiayaan yang dilakukan oleh sekelompok remaja putri itu, tidak hanya fisik namun juga secara verbal.

Tidak hanya itu, sekelompok remaja putri itu bahkan melakukan tindakan yang mengarah ke pelecehan seksual.

"Hari ini kami mendapatkan kiriman video dari netizen (angga), terkait video sudah beredar di Group WhatsApp.
Video tersebut terjadi di Dawan gunaksa bukit buluh, Klungkung.

Di video tersebut yang berdurasi 2 menit, pelaku tersebut memaksa untuk membuka pakaian dalam korban dan mengancam akan memukul korban.
.
SEMOGGA CEPAT DIPROSES
.
Sumber: @wongfeihung_
Via @infokarangasem_id," tulis akun Instagram @klungkung_punya_cerita, Kamis (27/6/2019).

Dikutip GridHot.ID dari Tribun Bali, usai beredarnya video tersebut, Kamis (27/6/2019) sekitar pukul 22.00 Wita, pihak keluarga dari korban penganiayaan menyambangi Polres Klungkung.

Mereka merasa tidak terima dengan kejadian penganiayaan yang menimpa salah seorang anggota keluarga mereka.

Korban diketahui berinisial Ni Ketut AA (15), seorang remaja putri yang berasal dari seputaran Kota Semarapura.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: GridHot.id
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved