Sekelompok Remaja Putri Paksa Buka Pakaian Dalam Korban Gara-gara Disebut Cabe-cabean

Belakangan ini, kasus perundungan sepertinya sedang marak terjadi di Indonesia. Setelah video penganiayaan remaja di wilayah Sukawati...

Sekelompok Remaja Putri Paksa Buka Pakaian Dalam Korban Gara-gara Disebut Cabe-cabean
Instagram/@klungkung_punya_cerita
Kasus perundungan 

Sementara salah seorang pelaku yang dilaporkan berinisial S (16), warga salah satu Desa di Kecamatan Klungkung.

Berdasarkan laporan, penganiayaan tersebut terjadi pada bulan Januari 2019 lalu.

Namun, kasusnya baru dilaporkan setelah video penganiayaan tersebar luas di media sosial.

Baca Juga: Tanggapan Sandiaga Uno Usai MK Tolak Seluruh Gugatan Sengketa Hasil Pilpres 2019

"Karena menjadi atensi, malam kemarin juga kami telusuri rumah-rumah pelaku. Kami bawa mereka ke Polres bersama orang tua mereka," ujar Kasat Reskrim Polres Klungkung, AKP Mirza Gunawan.

Setidaknya ada 7 anak pelaku penganiayaan yang sudah diamankan kepolisian, dan semuanya merupakan anak di bawah umur.

"Ada lagi dua orang lagi yang masih kami belum temukan. Semuanya tidak kami tahan, dan kami masih dalami kasus ini," ungkap AKP Mirza Gunawan.

Berdasarkan keterangan pelaku, penganiayaan itu bermula ketika korban sempat menyebut salah satu pelaku cabe-cabean, sehingga memunculkan ketersinggungan.

Korban dikatakan sempat mengatakan pelaku cabai-cabaian, hingga pelaku tersinggung. Tapi hal ini dibantah, korban mengaku tidak ada berkata demikian," terang Mirza Gunawan. (Siti Nur Qasanah)

Berita ini telah terbit di GridHot.ID berjudul Tak Terima Disebut Cabe-cabean, Sekelompok Remaja Putri Aniaya Hingga Paksa Buka Pakaian Dalam Korban

Editor: fitriadi
Sumber: GridHot.id
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved