Dulu Dikenal Sebagai Pengganti Susu, Kini Air Tajin 'Naik Kelas', Disajikan di Kafe di Kota Tua

Kafe tersebut ialah Historia, yang letaknya tak jauh dari museum sejarah Fatahillah yang sudah berdiri sejak lima tahun lalu.

Dulu Dikenal Sebagai Pengganti Susu, Kini Air Tajin 'Naik Kelas', Disajikan di Kafe di Kota Tua
TribunJakarta.com/Anisa Kurniasih
Es air tajin di Kafe Historia, kawasan Kota Tua Jakarta Barat. 

POSBELITUNG.CO, JAKARTA - Air tajin dikenal oleh orang zaman dahulu sebagai minuman pengganti susu.

Kini, air tajin nampaknya kurang ramah di telinga para milenial yang kekinian. 

Kini air tajin naik kelas, di kawasan Kota Tua, rupanya ada sebuah kafe yang menawarkan olahan air tajin menjadi seduhan minuman dingin yang menyegarkan.

Kafe tersebut ialah Historia, yang letaknya tak jauh dari museum sejarah Fatahillah yang sudah berdiri sejak lima tahun lalu.

Abdul Rohim selaku Manager Kafe Historia menjelaskan, menu es air tajin sudah ada sejak awal dibukanya kafe tersebut.

"Sekarang sudah jarang sekali air tajin karena ini minuman jadul yang dianggap mengandung vitamin serta menyehatkan," ujarnya.

Tak sembarang air tajin, rupanya minuman ini diracik dengan campuran berapa bahan kayu manis dan sirup gula.

"Prosesnya dimulai dari endapan beras satu malam setelah itu diambil sari berasnya, untuk satu liter beras bisa menjadi lima gelas yang ditambah air gula dan kayu manis tadi," tambah Abdul. 

Disajikan dalam segelas es yang menyegarkan, rupanya minuman ini memiliki rasa yang tak jauh beda dari es kelapa. 

Rasanya manis dan juga segar.

Halaman
12
Editor: Novita
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved