Breaking News:

Berita Belitung

Besok, KPU Kabupaten Belitung Rencanakan Pleno Penetapan Perolehan Kursi Legeslatif

KPU Kabupaten Belitung kemungkinan akan menggelar rapat pleno terbuka penetapan perolehan kursi partai politik dan calon terpilih anggota DPRD

Pos Belitung/Dede Suhendar
Divisi Teknis KPU Kabupaten Belitung Rezeki Aris Munazar. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - KPU Kabupaten Belitung kemungkinan akan menggelar rapat pleno terbuka penetapan perolehan kursi partai politik dan calon terpilih anggota DPRD Kabupaten Belitung Pemilu Serentak 2019 ‎pada Kamis (4/7/2019) mendatang.

Hal ini menindaklanjuti ‎Buku Registrasi Perkara Konstitusi (BRPK)‎ yang diterbitkan Mahkamah Konstitusi yang meregistrasi daerah yang terdapat perselisihan hasil Pemilu pada Senin (1/7/2019) lalu.

Salinan keputusan tersebut akan diberikan‎ kepada KPU RI dan diteruskan kepada KPU tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota.

"Kemungkinan kami akan menggelar rapat pleno penetapan perolehan dulu disambung calon legeslatif. Karena berdasarkan aturan setelah BRPK itu keluar‎, paling lambat tiga hari sudah ditetapkan, tapi tetap menunggu instruksi KPU RI," ujar Divisi Teknis KPU Kabupaten Belitung Rezeki Aris Munazar kepada pos belitung, Selasa (2/7/2019).

‎Ia menambahkan mekanisme konversi perolehan suara parpol menjadi alokasi kursi, KPU akan menerapkan metode sainte lague.

Aturan tersebut tertuang dalam Undang-Undang Pemilu Nomor 7 Tahun 2017, tepatnya Pasal 415 ayat (2) yang menyebutkan suara parpol akan dibagi dengan pembagi suara bilangan ganjil.

Dalam artian, perolehan suara sah parpol akan dibagi dengan bilangan 1,3,5 dan 7, kemudian setelah pembagian, hasilnya akan diurutkan sesuai peringkat terbesar.

"Jadi nanti kami bagi satu dulu baru disusun peringkat, dilanjutkan bagi tiga baru disusun sesuai peringkat lagi partai mana yang memperoleh suara terbanyak dan seterusnya," ungkap Aris.

Proses penghitungan tersebut sudah termasuk dalam aplikasi SITUNG, sehingga KPU bisa langsung memaparkan hasilnya secara cepat dalam rapat pleno.

Ia menambahkan terdapat perbedaan antara proses penghitungan Pemilu 2019 ‎dibandingkan pemilu sebelumnya.

Pada pemilu sebelumnya perolehan suara sah parpol dibagi bilangan pembagi pemilih (BPP).

"Ini lah yang disebut metode sainte lague. Tapi nanti pada rapat pleno tetap akan berikan penjelasan juga," katanya.

(Pos Belitung/Dede Suhendar)

Penulis: Dede Suhendar
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved