Januari Hingga Juni, Polres Belitung Tangani Tiga Kasus Tindak Pidana Khusus

Dalam kurun waktu Januari hingga Juni 2019, jajaran Polres Belitung telah menangani tiga perkara tindak pidana khusus.

Januari Hingga Juni, Polres Belitung Tangani Tiga Kasus Tindak Pidana Khusus
Pos Belitung/Dede Suhendar
Anggota Polsek Tanjungpandan dan Polres Belitung melakukan identifikasi rumah penemuan mayat di Perumahan Pelangi Residence, Minggu (30/6/2019). posbelitung.co/dede s 

Januari Hingga Juni, Polres Belitung Tangani Tiga Kasus Tindak Pidana Khusus

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Dalam kurun waktu Januari hingga Juni 2019, jajaran Polres Belitung telah menangani tiga perkara tindak pidana khusus.

‎Diantaranya kasus penjualan minuman beralkohol tanpa ijin dengan laporan polisi nomor LP/A-04/I/2019/Reskrim, tanggal 21 Januari 2019 tentang tindak pidana perdagangan.

Kasus penambangan ilegal dengan laporan polisi nomor LP/A-52/VI/2019/Reskrim, tanggal 15 Januari 2019 tentang tindak pidana pertambangan.

Terakhir kasus pelecehan agama dengan laporan polisi nomor LP/53/VI/2019/Babel/Resbel, tangga 17 Juni 2019 tentang tindak pidana penyebaran konten yang melecehkan agama Islam.

"Dari tiga kasus tindak pidana khusus itu, yang perdagangan sudah tahap dua mungkin juga sudah sidang. Kalau kasus pertambangan dan pelecehan agama itu masih proses sidik," ujar Kasat Reskrim Polres Belitung AKP Erwan Yudha Perkasa, Kamis (4/7/2019).

Ia menjelaskan perbedaan tindak pidana khusus dengan tindak pidana umum terdapat pada aturan hukum yang mengatur. Dalam tindak pidana khusus terdapat aturan tersendiri yang mengatur atau lex specialis.

Misalnya tindak pidana perdagangan telah diatur dalam Undang-Undang Perdagangan, tindak pidana pertambangan terdapat Undang-Undang Minerba serta tindak pidana pelecahan agama terdapat Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektonik (ITE).

"Jadi disebut lex specialist ada undang-undang yang mengatur, kalau tindak pidana umum itu kan pakai KUHP," kata Erwan.

Ia menambahkan dari tiga kasus tersebut, tindak pidana pelecehan agama merupakan kasus pertama kali terjadi di wilayah hukum Polres Belitung.

Meskipun demikian, pihaknya tetap akan menangani perkara tersebut secara profesional sesuai peraturan yang berlaku.

"Iya, kasus pelecehan agama ini pertama kali terjadi di Belitung dan sekarang masih proses sidik," katanya.

Penulis: Dede Suhendar
Editor: Evan
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved