Berita Sungailiat

Warga Kudai Sungailiat Laporkan Pabrik Tahu yang Tebar Bau Busuk dan Lalat, Satpol PP Cek Lokasi

Warga melaporkan keberadaan pabrik tahu ini karena terganggu, tak tahan mencium bau busuk dan banyak lalat di sekitar pemukiman.

Warga Kudai Sungailiat Laporkan Pabrik Tahu yang Tebar Bau Busuk dan Lalat, Satpol PP Cek Lokasi
Istimewa
Tim Pol PP Bangka saat mendatangi pabrik tahu di Lingkungan Kudai Sungailiat Bangka, Kamis (4/7/2019) 

POSBELITUNG.CO, BANGKA -- Warga mengeluh bau busuk dan lalat menebar di sekitar pemukiman mereka. Keluhan ini diduga berasal dari sebuah pabrik tahu produksi rumahan di lingkungan Kudai Sungailiat Bangka. Polisi Pamong Peaja (Satpol PP) Bangka pun menindaklanjuti laporan itu.

Kepala Kantor Satuan Pramong Praja (Satpol PP) Bangka, Dalyan Amrie diwakili Kabid Perundang-Undangan Achmad Suherman, Jumat (5/7/2019) mengatakan, kedatangan Tim Pol PP ke pabrik tahu tersebut hanya sebatas pengecekan dan menyampaikan peringatan. Beberapa personil Pol PP meminta data pada pemilik pabrik tahu seiring adanya keluhan warga.

"Pengecekan pabrik tahu skala kecil di lingkungan Kudai karena diduga limbah bau dan banyak lalat," kata Achmad Suherman kepada Bangka Pos, Jumat (5/7/2019).

Menurut Suherman warga melaporkan keberadaan pabrik tahu ini karena terganggu, tak tahan mencium bau busuk dan banyak lalat di sekitar pemukiman.

Tim Pol PP Bangka saat mendatangi pabrik tahu d Lingkungan Kudai Sungailiat Bangka, Kamis (4/7/2019)
Tim Pol PP Bangka saat mendatangi pabrik tahu d Lingkungan Kudai Sungailiat Bangka, Kamis (4/7/2019) (Istimewa)

"Laporan tersebut karena warga merasa terganggu dengan adanya bau busuk dan lalat," tegasnya.

Pencemaran tersebut diduga karena aktivitas pabrik tahu yang tak mampu mengatasi limbahnya. Oleh karenanya, Kamis (4/7/2019) kemarin, Tim Pol PP Bangka langsung mendatangi tempat usaha yang dimaksud.

"Kita cek ke lokasi, ternyata memang ada pabrik tahu rumahan berskala kecil di lingkungan itu. Kami memberi teguran lisan kepada pemilik usaha tahu tersebut agar bisa menjaga lingkungan sehingga tidak mengganggu kenyamanan tetangga," katanya.

Pada kesempatan yang sama Suherman mempersilahkan warga untuk membuka usaha untuk mencari rezeki. asal usaha yang dijalankan ramah lingkungan. Pengusaha kecil atau pemilik pabrik tahu bisa konsultasi dengan pihak Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka atau pihak terkait guna mencari solusi.

"Yang penting lingkungan dijaga. Kalau bau, serapan air limbah tolong diatasi. Pengusaha kecil bisa konsultasi ke Dinas Lingkungan Hidup Bangka agar limbah tahu tersebut tidak bau busuk dan tidak ada lalat. Semua ada jalan keluarnya, di mana usaha tetap jalan sehingga lingkungan sekitar tidak terganggu," kata Suherman memastikan saat datang ke pabrik tahu, Pol PP didampingi RT dan Kaling Kudai.

Tonton dan subscribe chanel Youtube Bangka Pos:

(Bangka Pos/Fery Laskari)

Penulis: ferylaskari
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved