Berita Pangkalpinang

Umat Hindu Pangkalpinang Bangun Candi Bentar, Pintu Masuk dari Laut

Umat Hindu di Kota Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bergotong-royong membangun Candi Bentar

Umat Hindu Pangkalpinang Bangun Candi Bentar, Pintu Masuk dari Laut
Bangka Pos/Edwardi
Hindu di Kota Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bergotong-royong membangun Candi Bentar di pintu masuk Pura Jagad Nata Surya Kencana (satu-satunya pura) di Jalan Tanjung Bunga Kelurahan Sinar Bulan Kecamatan Bukit Intan Kota Pangkalpinang. 

POSBELITUNG.CO, BANGKA  -- Umat Hindu di Kota Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bergotong-royong membangun Candi Bentar di pintu masuk Pura Jagad Nata Surya Kencana (satu-satunya pura) di Jalan Tanjung Bunga Kelurahan Sinar Bulan Kecamatan Bukit Intan Kota Pangkalpinang.

"Gotong-royong ini sudah dimulai sejak bulan Juni 2019 lalu diawali dengan membangun jembatan sebagai akses jalan masuk menuju Candi Bentar," kata I Nengah Wiardiasa, Penyuluh Agama Hindu Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pangkalpinang, Selasa (09/07/2019)

Di sela-sela libur panjang sekolah saat ini, umat Hindu yang ada di Kota Pangkalpinang melaksanakan kerja bakti diawali membuka jalan dan membersihkan lahan di sisi luar sebagai akses untuk membawa bahan material ke halaman pura.

"Nantinya kita akan bangun Candi Bentar yang pintu masuknya dari tepi laut.” ujar I Nengah, yang juga menjadi pengurus pura.

Dilanjutkannya, hal ini dilaksanakan guna mempercepat proses pembangunan Candi Bentar yang laporannya akan dipertanggungjawabkan ke pemerintah daerah dengan alokasi dana yang sudah diberikan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung.

"Alokasi dana yang diberikan ini harus kita buat Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) nya di akhir tahun 2019," jelasnya.

Diakuinya, seluruh umat Hindu Kota Pangkalpinang sangat bersyukur walaupun hanya berjumlah puluhan kepala keluarga, dapat begitu kompak dalam membangun Candi Bentar ini.

“Kami segenap umat Hindu Kota Pangkalpinang saling bahu membahu untuk mewujudkan bangunan Candi Bentar ini, agar kami juga bisa merasakan seperti umat lain yang punya tempat ibadah untuk melaksanakan sembahyang dan mencari kenyamanan dalam beribadah,” tukasnya.

Diungkapkannya, awal pendirian pura dibangun pada 2012 melalui beberapa tahap. Tahap pertama hanya berdiri bangunan utama Mandala Pura, dan tahap kedua dibangun Balai Wantilan atau Balai Pertemuan untuk umat Hindu melakukan pertemuan/peparuman dan juga dibangun sebuah Pura Beji.

"Pembangunan tahap ketiga dilanjutkan membangun Candi Bentar dengan pintu masuk pura arah laut dan dalam pembuatan Candi Bentar ini, kita datangkan ahli ukir dari Palembang 1 orang dibantu 4 orang ahli pasang bata atau tukang bangunan," jelasnya.

Ditambahkannya, guna mewujudkan hal ini kami ucapkan terima kasih atas bantuan dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang sudah membantu pelaksanaan pembangunan dan juga para donatur yang telah memberikan bantuan dan sumbangsih, baik berupa material dan dana.

“Kami juga berterima kasih kepada Yayasan Untaian Kasih Enam yang sudah berbaik hati menghibahkan tanahya untuk pembangunan pura ini," ujarnya.

(Bangka Pos/Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved