Temuan Bangunan Tua Situs Balok Diharapkan Bisa Dipugar

Beberapa waktu lalu warga dihebohkan dengan penemuan puing bangunan tua yang diduga peninggalan Kerajaan Balok pada abad ke-15

Temuan Bangunan Tua Situs Balok Diharapkan Bisa Dipugar
Posbelitung/suharli
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Belitung Timur, Evi Nardi 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG TIMUR - Beberapa waktu lalu warga dihebohkan dengan penemuan puing bangunan tua yang diduga peninggalan Kerajaan Balok pada abad ke-15. Hal tersebut menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim).

Sebagaimana diketahui Beltim yang juga anggota Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) dan telah diakui Belitung Timur memiliki dua Kerajaan yakni Kerajaan Balok dan Kerajaan Buding.

Bupati Belitung Timur, Yuslih Ihza terkait penemuan bangunan tua tersebut menyampaikan bangunan tersebut bisa dipugar dan direkonstruksi kembali seperti apa semulanya bangunan tersebut.

"Yang digali kemarin, kedepannya bisa dipugar direkontruksi kembali, ini kan cukup membesarkan hati kita kembali," ujar Yuslih kepada posbelitung, Kamis (11/7/2019).

Terkait pemugaran Yuslih menyampaikan, saat menemui tim arkeolog yang menggali temuan tersebut, Dia mendapat kabar rencana pemugaran akan dilangsungkan tahun depan.

"Kemarin kan saya bersama Pak Kapolres Beltim juga melihat langsung ke lokasi, katanya sih rencana pemugaran bisa tahun depan, saya pun penasaran itu bangunan apa?," Ujar Yuslih.

Yuslih menyampaikan berdasarkan informasi pemantauan arkeolog, bisa jadi masih ada yang lain karena di sana banyak gundukan.

"Selain itu juga dia (tim arkeolog) mengatakan Pulau Belitung ini adalah jalur rempah, mudah-mudahan dengan ada temuan ini Pariwisata kita bisa lebih maju," ujar Yuslih.

Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Belitung Timur Evi Nardi ditemui di tempat berbeda menyampaikan penemuan situs kerajaan Balok yang dilakukan oleh tim pusat Arkeologi Nasional. Kegiatan tersebut memang merupakan program dari tahun 2018 yang dilanjutkan pada 2019.

"Alhamdulillah pada saat kami melakukan peninjauan ke situs Kerajaan Balok dihari Selasa (11/7) lalu, bersama Pak Bupati dan Pak Kapolres Beltim, memang ada banyak sekali peninggalan-peninggalan dari Kerajaan Balok, yang memang oada saat ini sedang diinventarisir dan diindentifikasi oleh tim Arkeolog," ujar Evi.

Evi menjelaskan, untuk temuan tersebut susah jelas kalau untuk peninggalan dari abad ke-15 sampai dengan abad ke-17.

"Cuman untuk bentuk dari hasil penelitian situs kerajaan balok ini belum diketahui apakah berupa candi, pendopo atau Pesanggrahan, nah ini yang belum diketahui," ujar Evi.

Evi pun berharap kepada tim Arkenas tersebut untuk bersinergi dengan direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permusiuman (PCBM).

"Setelah diketahui bentuk candi ini berupa apa, barulah kami meminta ada penataan kembali bangunan ini untuk menjadi wisata sejarah dan budaya di Belitung Timur sejak Kerajaan Balok pada abad ke-15 dan 17," harap Evi. (Posbelitung.co/Suharli)

Penulis: Suharli
Editor: khamelia
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved