Breaking News:

Dampak Kesehatan bagi Anak Jika Bawa Tas Terlalu Berat

Libur telah usai, anak sekolah pun akan memasuki tahun ajaran baru. Hari pertama masuk sekolah dan kegiatan belajar akan dimulai pada 15 Juli 2019.

(KOMPAS.com/Yohanes Kurnia Irawan)
Ilustrasi: Nursaka (8), bocah SD asal Indonesia yang melintasi perbatasan Indonesia-Malaysia setiap hari demi bersekolah. Dia tinggal bersama keluarganya di di Tebedu, Malaysia, dan berangkat ke sekolah setiap hari di Entikong, Indonesia. 

Dampak kesehatan bagi anak jika membawa tas terlalu berat

Membawa ransel yang terlalu berat tidak baik untuk anak-anak.

"Penggunaan ransel berat kadang-kadang dikaitkan dengan sakit punggung atau ketidaknyamanan leher dan bahu, dan bahkan dengan persepsi beratdan peningkatan kelelahan," kata González kepada Healthline.

Menurut Dr. Bradley Weinberger, seorang dokter anak di Klinik Cleveland di Ohio, membawa tas punggung yang terlalu berat pada anak dapat memiliki efek buruk, berikut resiko kesehatannya:

Peningkatan risiko sakit leher dan punggung karena perubahan postur dan pola gerakan
nyeri otot dari tali.

Efek negatif pada keseimbangan, berpotensi meningkatkan risiko jatuh atau cedera lainnya.

Dina Kulik, FRCPC, PEM, pendiri dan direktur Kidcrew Pediatrics, setuju.

Ia mengatakan "nyeri muskuloskeletal, leher dan bahu yang sakit, dan postur yang buruk" sebagai risiko kesehatan umum karena membawa ransel yang terlalu berat.

Kalau sudah begitu, orang tua pun harus membantu anak-anak mereka untuk mengurangi berat ransel.

Bagaimana caranya?

Halaman
123
Editor: Fitriadi
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved