Danlanud H AS Hanandjoeddin Berikan Bom Roket MK-28 Tidak Aktif Kepada Museum Tanjungpandan

Danlanud H AS Hanandjoeddin Letkol Pnb Akal Juang memutuskan untuk memberikan bom roket Mark (MK) -82 yang sudah tidak aktif kepada UPT Museum

Danlanud H AS Hanandjoeddin Berikan Bom Roket MK-28 Tidak Aktif Kepada Museum Tanjungpandan
IST/dok Lanud H AS Hanandjoeddin.
Danlanud H AS Hanandjoeddin Letkol Pnb Akal Juang (topi bintang dua) beserta jajaran menunjukkan bom roket MK-28 di halaman UPT Museum Tanjungpandan 

Danlanud H AS Hanandjoeddin Berikan Bom Roket MK-28 Tidak Aktif Kepada Museum Tanjungpandan

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Danlanud H AS Hanandjoeddin Letkol Pnb Akal Juang memutuskan untuk memberikan bom roket Mark (MK) -82 yang sudah tidak aktif kepada UPT Museum Tanjungpandan, Jumat (12/7).

Bom roket eks Latihan Operasi Udara Koopsau I Jalak Sakti yang dilaksanakan pada Mei 2019 lalu.

Bahkan bom yang sudah dipoles dengan sentuhan warna hijau tua dengan garus kuning pada moncong itu sudah terpasang di halaman UPT Museum Tanjungpandan.

"Bom roket itu kami berikan sebagai tanda cinta terhadap tanah Belitung saja. Selama ini masyarakat Belitung tahu sering ada latihan pesawat tempur TNI AU menembak di AWR Buding, nah jadi biar tahu salah satu jenis bom yang dipakai," ujar Akal Juang kepada posbelitung.co, Minggu (14/7/2019).

Dirinya berharap bom roket MK-28 juga bisa menjadi sarana edukasi bagi masyarakat. Oleh sebab itu, bom tersebut diputuskan diserahkan kepada pihak musem agar bisa dilihat oleh masyarakat umum.

Sebagai informasi, ‎bom roket MK-28 sendiri hampir selalu digunakan dalam setiap ajang latihan tempur TNI AU sebagai kekuatan menghancurkan target.

bom tersebut juga bisa dikepaskan hampir di semua pesawat tempur milik TNI AU.

Penulis: Dede Suhendar
Editor: Evan
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved