Gosip Selebritis

Pablo Benua Tersangkut Penipuan dan Pengelapan, Disindir Wartawan Masih Mau Ketawa Lagi?

Pasca penetapan tersangka tersebut ternyata Pablo Benua terjerat kasus baru, yakni penipuan dan penggelapan kendaraan bermotor

Pablo Benua Tersangkut Penipuan dan Pengelapan, Disindir Wartawan Masih Mau Ketawa Lagi?
Instagram
Suami Rey Utami dilaporkan ke polisi atas tuduhan penipuan 

POSBELITUNG.CO-- Pasangan suami istri (pasustri) Rey Utami bersama Pablo Benua akhirnya ditetapkan kepolisian sebagai tersangka dalam kasus skandal 'ikan asin' karena memposting kalimat bernada hinaan yang dilontarkan Galih Ginanjar kepada mantan istrinya, Fairuz A dalam akun youtube mereka Mulut Sampah

Pasca penetapan tersangka tersebut ternyata Pablo Benua terjerat kasus baru, yakni penipuan dan penggelapan kendaraan bermotor.

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, kasus lain dari Pablo Benua pun bermunculan.

Kali ini pihak kepolisian justru menemukan kasus penipuan dan penggelapan yang dilakukan oleh Pablo Benua.

//

Polisi menerangkan bahwa Pablo Benua terjerat kasus penipuan dan penggelapan kendaraan bermotor karena mengambil kredit mobil dari perusahaan pembiayaan atau leasing.

Pablo diketahui tak membayar cicilan mobil tersebut beberapa bulan dan diduga memindahtangankannya kepada orang lain.

"Dia ambil kredit di salah satu perusahaan pembiayaan, terus enggak dibayar cicilannya setelah beberapa bulan berjalan. Setelah dicek mobil sudah enggak ada, diduga sudah dialihkan ke orang lain. tu termasuk tindak pidana." tegas  Kasubdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Sapta Maulana Marpaung saat dikonfirmasi, Jumat (12/7/2019), seperti dikutip TribunStyle.com dari Kompas.com.

Hingga kini suami dari Rey Utami ini masih berstatus sebagai saksi terlapor.  

Meski sudah mendapatkan panggilan, Pablo Benua rupanya telah mangkir dari penyidik dengan alasan sakit.

Kasubdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Sapta Maulana Marpaung juga mengatakan bahwa apa yang dilakukan Pablo tersebut telah menyebabkan kerugian.

Namun Sapta belum bisa menaksir jumlah kerugian akibat penipuan dan penggelapan yang dilakukan oleh Pablo Benua tersebut.

"Kemarin sudah (pemanggilan) kedua dia bilang sakit. Saya enggak tahu apakah dia sudah pernah menyicil atau gimana. (Proses penyelidikan) masih berlanjut," ungkap Sapta.

Saat dilakukan penggeledahan di rumah Pablo, polisi justru menemukan puluhan STNK.

Padahal penggeledahan tersebut berniat untuk mencari kamera sebagai barang bukti terkait kasus pencemaran nama baik atas video ikan asin.

Hal ini dilakukan karena diketahui sebelumnya Rey Utami dan Pablo Benua juga telah dengan sengaja menghapus video ikan asin tersebut dari kanal YouTube milik mereka.

Dengan tidak diketahuinya keberadaan kamera tersebut, maka pihak kepolisian pun memutuskan untuk melakukan penangkapan atas Rey Utami dan Pablo Benua.

"Kenapa kami lakukan penangkapan salah satunya itu (barang bukti video) sudah dihapus, menghilangkan barang bukti," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono dalam keterangan pers di Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (11/7/2019).

"Kemudian di rumahnya kami geledah, sudah tidak ada semua alat-alatnya, bersih, kameranya pun enggak ada semuanya, bersih," tambahnya. (TribunStyle/Octavia Monalisa)

Terbiasa Tampil Glamor, Rey Utami Tampak Pucat Ketika Kenakan Baju Tahanan
Terbiasa Tampil Glamor, Rey Utami Tampak Pucat Ketika Kenakan Baju Tahanan (Grid.ID/Corry Wenas Samosir dan Youtube 'Rey Utami & Benua')

Pablo Benua Digelandang Pakai Baju Tahanan, Muncul Sindiran: 'Nggak Mau Ketawa Lagi?'

Pablo Benua, Rey Utami, dan Galih Ginanjar kini resmi ditahan di Polda Metro Jaya.

Pablo Benua, Rey Utami, dan Galih Ginanjar yang merupakan tersangka kasus 'ikan asin' ini sudah mengenakan baju tahanan.

Pablo Benua, Rey Utami, dan Galih Ginanjar dan Galih terlihat memakai baju tahanan berwarna merah.

Video ketiganya saat digelandang masuk ke ruang tahanan Polda Metro Jaya pun diunggah oleh Hotman Paris dalam akun Instagram pribadinya.

Rey, Pablo, dan Galih tampak keluar dari mobil tahanan.

Mereka bertiga terus berjalan menerobos kerumunan wartawan.

Rey yang mengenakan rompi tahanan berwarna merah tampak berjalan lebih dulu didampingi seorang wanita.

Begitu juga dengan Galih dan Pablo yang juga mengenakan rompi tahanan berwarna merah.

Galih dan Pablo menyusul dibelakang Rey yang sudah berjalan terlebih dahulu memasuki Polda Metro Jaya.

Saat Galih dan Pablo berjalan memasuki Polda Metro Jaya, sindiran wartawan terus bersahutan.

Mulai dari ejekan soal 'ikan asin' pada Galih hingga tawa Pablo saat dilaporkan oleh Fairuz.

"Mas Galih gimana ikan asinnya?" tanya seorang awak media.

Galih dan Pablo tampak tak mempedulikan pertanyaan dari para wartawan.

Mereka bungkam dan terus menerobos kerumunan para awak media.

Tiba-tiba terdengar suara seorang wartawan melontarkan sindirannya untuk Pablo Benua.

"Mas Pablo gimana Mas Pablo? Nggak mau ketawa lagi? hahaha," tanya seorang wartawan sembari menirukan tawa Pablo dalam video yang diunggahnya dulu.

Para awak media yang lainnya pun langsung tertawa mendengar sindiran dari seorang wartawan.

Tak menanggapi sindiran wartawan, Pablo terus berjalan memasuki ruang tahanan Polda Metro Jaya.

"Harusnya pengacaranya paling sedih kalau nasib kliennya begini! Tapi pengacaranya sibuk nyinyirin dasi mahalku! He he."

Para netizen yang melihat video yang diunggah oleh Hotman Paris pun memberikan komentar mereka.

@rizky_jp : "Wartawan said "gimana mas pablo gak mau ketawa lagi? Ha ha ha haaiik" Terima kasih mas wartawan yang telah mewakili hasrat netijen untuk menanyakan itu ! Wkwkwkwkw.."

@hilmi21__ : "Gw demen nih ama wartawan yg bilang "Mas pablo gimana mas pablo..ga mau ketawa lagi." Gw aja dah yg ngakak boleh gak wkkw."

@muhammad_ozaxq_syisya : "Wartawan nyaa keraddd .. He said " mas pablo gimana ketawa nya , gak mau ketawa lagi " disitu saya merasa ngakakk."

@ernysola_ : "Wartawannya "mas galih gimana ikan asinnya ? Pablo gimana gak mo ketawa lagi hhahaha"."

@anatasia_ramadi093 : "Hahahhaha wartawan nya lucu ... Ngejek terus hah .. masa pablo di sruh ketawa lagi manggil galih ikan asin sumpah ngakak .dengar."

Foto Pablo Benua, Rey Utami, dan Galih Ginanjar pakai baju tahanan setelah resmi ditahan

Pablo Benua, Rey Utami, dan Galih Ginanjar kini telah resmi ditahan.

Setelah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, mereka bertiga resmi ditahan mulai Jumat (12/07/2019).

Keterangan tersebut disampaikan langsung oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono.

Melansir dari Tribunnews, setelah melakukan penahanan, penyidik langsung membuat surat perintah penahanan.

"Jadi setelah selesai dilakukan pemeriksaan, kemudian penyidik membuat surat perintah penahanan," ucap Kombes Pol, Argo Yuwono di kantornya, Jumat (12/7/2019) siang.

Mulai hari ini, Jumat (12/07/2019) siang, penyidik resmi mengeluarkan surat perintah penahanan untuk ketiga tersangka yakni Galih Ginanjar, Pablo Benua, dan Rey Utami.

"Jadi mulai hari ini penyidik resmi mengeluarkan surat perintah penahanan untuk ketiga tersangka (Rey Utami, Pablo Benua dan Galih Ginanjar)," lanjut Argo, seperti yang TribunStyle.com kutip dari Tribunnews.

Resmi ditahan, Pablo, Rey, dan Galih terlihat mengenakan baju tahanan.

Ketiga tersangka kasus 'ikan asin' ini terlihat mengenakan baju tahanan berwarna merah.

Rey yang lebih dulu turun dari mobil tampak sudah mengenakan baju tahanan berwarna merah.

Rambut panjangnya pun digerai hingga menjuntai ke bagian dada.

Rey tampak didampingi seorang wanita yang menuntunnya berjalan menerobos kerumunan para awak media.

Sebuah masker berwarna hijau juga menggantung di wajah Rey.

Setelah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Galih Ginanjar, Rey Utami dan Pablo Benua resmi ditahan mulai hari ini, Jumat (12/7/2019).
Setelah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Galih Ginanjar, Rey Utami dan Pablo Benua resmi ditahan mulai hari ini, Jumat (12/7/2019). (TRIBUNNEWS.COM/NURUL HANNA)

Ketiga tersangka ini tak menggubris pertanyaan awak media saat dibawa ke ruang tahanan.

Galih hanya sesekali melihat ke arah awak media. Raut wajahnya tak sedikit pun menampakkan senyum.

Mereka bertiga memilih untuk bungkam dan terus berjalan menuju ke ruang tahanan.

Menurut keterangan Arfo, ketiga tersangka kini sudah berada di rumah tahanan Polda Metro Jaya.

Ketiga tersangka ditahan setelah penyidik melakukan pemeriksaan dalam waktu 1x24 jam dari masa penangkapan.

Rey Utami, Pablo Benua, dan Galih Ginanjar akan ditahan selama 30 hari ke depan.

"Mereka saat ini ada di Direktorat Tahanan dan Barang Bukti Polda Metro. Mereka ditahan untuk 30 hari ke depan," ungkap Argo.

Polda Metro Jaya resmi menetapkan status tersangka pada Rey Utami dan Pablo Benua atas kasus video 'ikan asin'.

Melansir dari Kompas.com, hal ini juga dibenarkan oleh Farhat Abbas.

"Iya, status naik tersangka, tinggal prosesnya saja 1x24 jam. Belum penahanan, ditunggu pemeriksaaan dulu," kata Farhat kepada Kompas.com, Kamis (11/7/2019).

Barbie Kumalasari laporkan balik Pablo Benua dan Rey Utami
Barbie Kumalasari laporkan balik Pablo Benua dan Rey Utami (Kolase Tribunnews/Jeprima-Kompas.com/DIAN REINIS KUMAMPUNG ))

Pablo dan Rey rencananya akan menjalani pemeriksaan lanjutan sebagai tersangka pada Kamis (11/07/2019) ini.

"Hari ini kami akan mendampingi sebagai tersangka. Kan kemarin diminta minta maaf, kan sudah minta maaf, tapi proses berjalan terus," ungkap Farhat.

Rey Utami dan Pablo Benua diperiksa di Polda Metro Jaya pada Rabu (10/07/2019).

Pasangan suami istri ini diperiksa terkait video bersama Galih Ginanjar yang menyebutkan konten asusila.

Galih yang menyebut Fairuz seperti bau ikan asin ini mengakui kalau dirinya memang ingin menghina sang mantan istri.

Sakit hati dengan ucapan Galih, Fairuz melaporkannya ke Polda Metro Jaya, Senin (01/07/2019). (TribunStyle.com/Ninda)

Artikel ini telah tayang di Tribunstyle.com dengan judul Polisi: Pablo Benua Kredit Mobil dari Leasing tapi Nunggak & Dipindahtangankan 'Itu Tindak Pidana

 
Editor: nurhayati
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved