Rehab Dermaga Tanjung Batu, KSOP Gandeng Kejari Belitung

‎Penandatangan kesepakatan itu dilakukan menjelang pelaksanaan proyek rehabilitasi Pelabuhan Tanjung Batu.

Rehab Dermaga Tanjung Batu, KSOP Gandeng Kejari Belitung
posbelitung.co/Dede s
Kepala KSOP Kelas IV Tanjungpandan Afriyon dan Kajari Belitung Ai Nurudin menunjukan dokumen kesepakatan, Selasa (16/7/2019). 

POSBELITUNG.CO - Kepala KSOP Kelas IV Tanjungpandan Afriyon Putra dan Kepala Kejaksaan Negeri Belitung Ali Nurudin menandatangani kesepakatan bersama tentang bantuan penanganan permasalahan hukum bidang datun sekaligus tim pengawal dan pengamanan pemerintah dan pembangunan daerah (TP4D), Selasa (16/7/2019).

‎Penandatangan kesepakatan itu dilakukan menjelang pelaksanaan proyek rehabilitasi Pelabuhan Tanjung Batu.

"Nanti kami ada proyek untuk perbaikan rehabilitasi Pelabuhan Tanjung Batu yang dilaksanakan tahun ini dan akan segera dimulai. Makanya dengan adanya MoU ini, kami harapkan pendampingannya intens dari Kejari dan pekerjaan berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan," ujar Afriyon kepada pos belitung.

‎Ia mengatakan pada tahun anggaran 2019, pihaknya menerima kucuran dana dari Kemenhub sebesar Rp 12,7 miliar untuk rehabilitasi segmen satu dan dua.

Dirinya berharap pada tahun depan, anggaran kembali diberikan untuk melanjutkan segmen berikutnya.

Ia menjelaskan, segmen rehabilitasi diperuntukkan perbaikan trestle dermaga, dimana untuk dermaga Tanjung Batu terbagi menjadi tujuh trestle.

"Trestle itu semuanya ada tujuh segmen yang tahun ini cuman dua segmen, kurang lebih sekitar 285 meter yang akan diperbaiki tahun ini," ungkapnya.

‎Sementara itu, Kajari Belitung Ali Nurudin menyatakan pihaknya siap memberikan pendampingan hukum di bidang datun kepada instansi negara sesuai tupoksi selaku Jaksa Pengacara Negara (JPN).

‎Lalu, terkait kegiatan fisik yang dilakukan KSOP Kelas IV Tanjungpandan, pihaknya akan menyiapkan TP4D untuk memberikan pendampingan.

"Tentunya kami dari Kejaksaan sebagai institusi hukum negara akan sangat konsen, apalagi ini suatu pengerjaan yang strategis sehingga perlu dilakukan pendampingan," katanya.

Menurutnya pendampingan dan pengawasan yang akan diberikan bukan hanya sekedar menerima data dalam bentuk laporan.

Tetapi TP4D Kejari Belitung juga akan langsung turun ke lapangan untuk mengawasi pekerjaan sehingga sesuai dengan aturan.

(Posbelitung/Dede Suhendar)

Penulis: Dede Suhendar
Editor: khamelia
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved