Bolehkah Kerokan Bila Kena Angin Duduk dan Kenali Gejala Serangan Jantung

Bagi sebagian masyarakat Indonesia mungkin sudah tidak asing lagi dengan salah satu penyakit yang disebut angin duduk.

Bolehkah Kerokan Bila Kena Angin Duduk dan Kenali Gejala Serangan Jantung
Kompas.com
ilustrasi gangguan jantung 

POSBELITUNG.CO - Bagi sebagian masyarakat Indonesia mungkin sudah tidak asing lagi dengan salah satu penyakit yang disebut angin duduk.

Sebagian orang menyebut penyakit angin duduk sebagai masuk angin.

Angin duduk pun mempunyai reputasi menyeramkan, karena datangnya yang tiba-tiba.

Tak sedikit penderitanya pun berakhir meninggal dunia.

Angin duduk memang memiliki gejala mirip masuk angin biasa, tak heran, gejalanya sering disepelekan.

Padahal angin duduk bukan masuk angin, melainkan tanda gangguan pada jantung.

Dr. Santoso Karo Karo MPH, Sp. Jp, Pakar jantung dari Perkumpulan Dokter Kardiovaskuler Indonesia (PERKI) menjelaskan bahwa angin duduk ini sebetulnya salah kaprah dan harus diluruskan.

Yang terjadi sebenarnya adalah penyempitan pembuluh darah di jantung.

“Gejalanya memang menyerupai masuk angin. Dalam dunia medis, gejala ini disebut angina pectoris. Jadi, angina pectoris bukan suatu penyakit, melainkan gejala dari penyempitan pembuluh darah di jantung,” ucap Dr. Santoso.

 Karena anggapan salah itu, masih banyak orang yang mendapat penanganan tak benar, salah satunya kerokan.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved