Berita Belitung

Musim Kemarau Panjang Hingga Lima Bulan, BMKG Perkirakan Akhir Oktober Mulai Hujan

Ridwanto mengatakan, berdasarkan hasil dari pantauan pihaknya, diperkirakan akhir Oktober bakal terjadinya hujan.

Musim Kemarau Panjang Hingga Lima Bulan, BMKG Perkirakan Akhir Oktober Mulai Hujan
Posbelitung/Yuranda
Kepala Kelompok Teknis, Badan Meteorologi UPT Bulutumbang, Tanjungpandan Kabupaten Belitung, Ridwanto, saat dijumpai di ruang kerjanya,kamis (18/07/2019) 

POSBELITUNG.CO-- Kepala Kelompok Teknis, Badan Meteorologi UPT Bulutumbang, Tanjungpandan Kabupaten Belitung, Ridwanto mengatakan, berdasarkan hasil dari pantauan pihaknya, diperkirakan akhir Oktober bakal terjadinya hujan.

Lebih lanjut, Ridwanto, mengatakan dari BMKG pusatnya juga, menginformasikan untuk tahun 2019, kemaraunya agak panjang sampai lima bulan hingga lebih, ditambah lagi suhu cuaca yang sangat ekstrem.

"Untuk biasanya September itu sudah turun hujan, namun saat ini di perkirakan pertengahan Oktober dan akhir Oktober bakal turun hujan, Kalau kita melihat dari satelit memang, akhir Oktober bakal turun hujan, adapun maju mundur paling tidak dipertengana Oktober," jelas Ridwanto, saat dijumpai Posbelitung.co di ruang kerjanya, kamis (18/07/2019)

Kalau untuk suhu sekarang, dikatanya, sudah termasuk ekstrim, untuk hari ini dan dua hari yang lalu, suhu mencapai 35 derajat celsius, namun pada minggu kemarin sempat 21 derajat celsius.

"Kemungkinan di bulan Agustus akan lebih naik lagi, sampai 36 atau 37 derajat celsius," katanya.

Jangan Buang Puntung Rokok Sembarangan!

Untuk itu, Ridwanto mengimbau, kepada warga, jangan membuang puntung rokok di kawasan kering, saat ini banyak rumput yang kering sehingga sangat rentan terjadinya kebakaran, harus waspada dan angin saat ini juga kencang, sehingga membuat api semankin luas menyebar.

"Saat ini angin juga cukup kencang, angin yang bertiup dari tenggara antara timur dan selatan ini, rata-rata maksimalnya, diatas 20 knot setiap harinya. Kalau untuk pagi hari di permukaan bumi tidak terlalu kencang, namun untuk di ketinggian 3.000 kaki, sampai kecepatan angin 20 - 37 knot‎," ungkap Ridwanto.

Lanjutnya, kalau arah angin searah, biasanya arah angin variabel, Kecepatan angin saat ini sangat berpengaruh terhadap penerbangan, sehingga harus hati-hati. Kalau gelombang laut untuk wilayah timur dan selatan harus di waspada, mencapai 4 sampai 5 meter.

"Sedangkan diperairan kita di wilayah barat ketinggian gelombang 1,5 meter, tetap harus waspada, ketika ketinggian gelombang bisa mencapai 3 meter, dan dipengaruhi kecepatan angin, gelombang tiba-tiba tinggi," imbau Ridwanto.(Posbelitung.co/Yuranda)

Penulis: Yuranda
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved