Begini Keterangan Moeldoko Menanggapi Presiden Jokowi yang Divonis Bersalah Terkait Kebakaran Hutan

"Jadi pemerintah tidak menunggu, pemerintah telah melakukan langkah-langkah perbaikan yang jauh lebih penting," imbuhnya.

Begini Keterangan Moeldoko Menanggapi Presiden Jokowi yang Divonis Bersalah Terkait Kebakaran Hutan
kompas.com
Presiden Jokowi meninjau langsung kebakaran hutan di Kalimantan Selatan pada 2015. 

Jokowi Divonis Bersalah, Moeldoko Klaim Ada Penurunan Kebakaran Hutan Berkat Upaya Pemerintah

POSBELITUNG.CO - Pihak Istana angkat bicara atas putusan Mahkamah Agung (MA) yang memvonis Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersalah atas kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Tengah.

Diberitakan TribunWow.com dari Kompas.com, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko yang ditemui di kantornya, Jakarta, mengungkapkan bahwa Jokowi sebenarnya telah mengambil langkah taktis di lapangan untuk menyelesaikan persoalan kebakaran hutan dan lahan ini.

Bahkan, upaya tersebut sudah bisa dikatakan telah membuahkan hasil di mana kebakaran hutan dan lahan saat ini telah mengalami penurunan yang signifikan.

"(Karhutla) sudah berkurang 98 persen hasilnya. BRG (Badan Restorasi Gambut) juga telah bekerja dan melaporkan kepada sata bahwa penggunaan parit disamping ada faktor ekonominya, juga memiliki penghambat berkembangnya api," tutur Moeldoko, Jumat (19/7/2019).

"Jadi pemerintah tidak menunggu, pemerintah telah melakukan langkah-langkah perbaikan yang jauh lebih penting," imbuhnya.

Moeldoko lantas menyatakan akan mempertimbangkan upaya hukum lanjutan berupa peninjauan kembali (PK) atas vonis MA yang menyatakan Jokowi bersalah itu.

Moeldoko memastikan, pengacara negara nantinya yang akan mengurus persoalan PK tersebut. 

"Ya pastinya (ajukan PK), nanti ada pengacara negara melakukan langkah-langkah itu," kata Moeldoko.

Moeldoko bahkan mengungkapkan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) terkait putusan MA itu.

Halaman
12
Editor: teddymalaka
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved