Breaking News:

Jelang Idul Adha, Inilah Tata Cara, Aturan dan Hukum Patungan Hewan Kurban

Hewan kambing atau domba, hanya bisa digunakan berkurban untuk dirinya sendiri.

seli andina/tribun jabar
Hewan kambing yang biasanya digunakan untuk berqurban saat Hari Raya Idul Adha 

Syarat lainnya, hewan yang akan dikurbankan tidak boleh cacat atau mempunyai penyakit yang akan mempengaruhi kualitas daging maupun rasanya.

Hewan kambing atau domba, hanya bisa digunakan berkurban untuk dirinya sendiri.

Dari Abu Ayyub Radhiyallahu 'Anhu, ia berkata,

كَانَ الرَّجُلُ يُضَحِّي بِالشَّاةِ عَنْهُ وَعَنْ أَهْلِ بَيْتِهِ ، فَيَأْكُلُونَ وَيُطْعِمُونَ

“Ada seseorang -di zaman Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam- berkurban seekor kambing untuk dirinya dan anggora keluarganya, lalu mereka makan dan membagikannya.” (HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, dan Al-Tirmidzi. Dishahihkan Syaikh Al-Albani)

Sementara, sapi atau unta, bisa dikurbankan dengan patungan 7 orang.

أَمَرَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ نَشْتَرِكَ فِي الإِبِلِ وَالْبَقَرِ كُلَّ سَبَعَةٍ مِنَّا فِي بَدَنَةٍ

“Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam memerintahkan kami patungan pada sesekor unta dan sapi. Setiap 7 orang dari kami berserikat dalam satu ekor.” (HR. Muslim)

 (TribunWow.com)

Artikel ini telah tayang di TRIBUNWOW.COM dengan Judul Aturan dan Hukum Patungan Hewan Kurban saat Hari Raya Idul Adha, Berikut Penjelasannya

Editor: Teddy Malaka
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved