Berita Belitung

Kemendes Kunjungi Desa Terong, Terkesan dengan Pengembangan Sektor Pertanian

Tim Misi dan supervisi Kementerian Desa berkunjung ke Belitung dan Belitung Timur untuk melihat pembuktian inovasi yang telah desa lakukan,

Kemendes Kunjungi Desa Terong, Terkesan dengan Pengembangan Sektor Pertanian
Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
Tim dari Kementerian Desa saat melihat tanaman seledri yang ditanam di agrowisata Desa Terong, Kecamatan Sijuk, Jumat (19/7/2019). 

POSBELITUNG.CO-- Tim Misi dan supervisi Kementerian Desa berkunjung ke Belitung dan Belitung Timur untuk melihat pembuktian inovasi yang telah desa lakukan, terutama di Desa Keciput, Desa Terong, serta Desa Lenggang.

Saat mengunjungi Desa Terong, Kecamatan Sijuk, Jumat (19/7/2019) Deputi Team Leader Koordinator Bidang Peningkatan Kapasitas Konsultan Nasional Program Inovasi Desa (KN-PID), Kemendes RI Lendy Wahyu Wibowo mengatakan, dari beberapa desa yang dikunjungi ada aktor kunci yang menjadi tanda-tanda ruh semangat pemberdayaan desa.

"Aktor kunci atau key person bisa kepala desa, ketua BPD atau kader masyarakat seperti komunitas yang kemudian bisa mengisi ruang usaha misalnya berbasis ekonomi kreatif. Tanpa itu, maka pendekatan tidak akan lengkap sehingga harus jeli menemukan key person, itulah tanda-tanda ruh spirit pemberdayaan akan berkembang biak," jelasnya.

Berada di kawasan agrowisata seluas tujuh hektare, ia pun terkesan dengan komunitas yang berhasil dalam pengembangan sektor pertanian. Apalagi hasil pertanian bisa memberikan dampak ekonomi bagi komunitas masyarakat.

Selain dikelola sebagai lahan pertanian, menurutnya kawasan tersebut bisa dikembangkan menjadi sekolah lapang yang bisa dimanfaatkan kelompok tani lain. Bahkan juga menjadi tempat perkemahan bagi pelajar atau mahasiswa pertanian sehingga bisa mengundang agar turut berkontribusi.

"Anggaran yang dipakai sekitar Rp 1,2 milyar, saya kira itu lumayan kontribusi desa untuk usaha. Saya yakin dengan ada pengembangan usaha dan peluang-peluang baru akan ada dana tambahan seiring visibilitas usaha yang diajukan,"  ungkap Lendy.

Ia menilai dengan melihat pembuktian-pembuktian di berbagai desa menunjukkan bahwa desa sekarang mulai paham dan memiliki mindset yang tercermin dalam perencanaan dan penganggaran desa yang lebih berkualitas. Dengan demikian ada kebaruan dan dampak langsung kepada masyarakat.

Pihaknya mulai melihat secara nyata dampak bidang ekonomi kewirausahaan, pengembangan sumberdaya manusia, dan infrastruktur inovatif banyak ditemukan di desa-desa seluruh Indonesia.

Lendy menjelaskan kalau mengukur dari pemberdayaan masyarakat, ukurannya bahwa sejauhmana masyarakat berdaya, mengenali potensi dan permasalahannya. Juga berdaya dalam pengambilan keputusan serta melaksanakan kegiatan tersebut dengan keterampilan, pengetahuan, sikap dan mental.

"Kalau melihat output realisasi, sebagian besar dikerjakan masyarakat sendiri dan itu indikator pemberdayaan," jelas Lendy.

Halaman
123
Penulis: Adelina Nurmalitasari
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved