Lanud H AS Hanandjoeddin Sepakat Hidup Sehat dan Menciptakan Lingkungan Bebas Narkoba

Pangkalan TNI AU H AS Hananddjoeddin sepakat untuk hidup sehat dan menciptakan lingkungan bersinar, dengan Yel-yel Jangan Coba Narkoba, Stop Narkoba'

Penulis: Dede Suhendar | Editor: Evan Saputra
IST/Dok Lanud H AS Hanandjoeddin
Danlanud H AS Hanandjoeddin Letkol Nav Sunardi dan Kepala BNNK Belitung Dik Dik Kusnadi saling berjabat tangan, Kamis (25/7/2019). 

Lanud H AS Hanandjoeddin Sepakat Hidup Sehat dan Menciptakan Lingkungan Bebas Narkoba

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Pangkalan TNI AU H AS Hananddjoeddin sepakat untuk hidup sehat dan menciptakan lingkungan bersinar, dengan Yel-yel Jangan Coba Narkoba, Stop Narkoba'.

Komitmen itu diucapkan seluruh prajurit udara Laskar Pelangi disela-sela sosialisasi bahaya Narkoba yang dipaparkan Kepala BNNK Belitung Dik Dik Kusnadi, di Ruang Aula Lanud H. AS Hanandjoeddin, Kamis (25/7/2019).

Komandan Lanud H AS Hanandjoeddin, Letkol Nav Sunardi mengatakan, penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang sudah menjadi permasalahan global. Padahal, bisa mengakibatkan kematian dan menghancurkan kehidupan.

"Karena itu, pencegahan terhadap penyebaran narkoba harus dilakukan sejak dini. Dan sudah seyogyanya menjadi tanggung jawab kita bersama. Bukan hanya lembaga pemerintahan dan institusi negara. Tetapi juga, orangtua, guru dan masyarakat sekitar. Agar generasi penerus kita tidak terkontaminasi dengan Narkoba," kata Letkol Nav Sunardi melalui siaran rilis Lanud H AS Hanandjoeddin.

Sementara itu, Kepala BNNK Belitung Dik Dik Kusnadi berpesan, agar anggota Lanud H AS Hanandjoeddin turut serta dalam pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba.

Sehingga tidak terjadi pada orang-orang terdekatnya, termasuk dilingkungan keluarga.

"Sebab, dampak dari Narkoba ini bisa menimbulkan penderitaan dan kerugian yang luar biasa. Indonesia akan hancur kalau Narkoba terus berkembang. Terbukti dengan angka kematian setiap hari 33 orang meninggal sia-sia. Oleh sebab itu, pencegahan harus menjadi prioritas dengan menggandeng berbagai lembaga pemerintahan dan organisasi kemasyarakatan," ujarnya.

Dik Dik menambahkan, BNN merupakan sahabat masyarakat sekaligus tempat curhat bagi masyarakat yang punya masalah dengan Narkoba.

Mereka harus tahu kebijakan pemerintah bahwa bagi siapa saja yang sudah terlanjur kena atau jadi pecandu jangan ragu untuk datang ke BNN.

"Sebab, akan dibantu untuk diobati. Dan tidak akan dipenjarakan. Karena dilindungi oleh undang-undang, serta tidak dituntut pidana. Sekali lagi kepada masyarakat jangan sampai ketangkap aparat. Kalau ketangkap proses hukum harus jalan," pesannya.

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved