5 Bahaya Terlalu Sering Minum Obat Pereda Nyeri, meski Membantu Efek Sampingnya Ternyata Buruk

Meski bisa membantu mengurangi rasa sakit, ternyata obat pereda nyeri memiliki berbagai bahaya buruk.

5 Bahaya Terlalu Sering Minum Obat Pereda Nyeri, meski Membantu Efek Sampingnya Ternyata Buruk
Ode/Dok. Majalah Bobo
Ilustrasi sakit 

POSBELITUNG.CO - Obat pereda nyeri biasanya menjadi andalan bagi kita untuk meredakan sakit.

Mulai dari sakit yang ringan, hingga sakit yang yang berat misalnya, pasca-operasi.

Meski bisa membantu mengurangi rasa sakit, ternyata obat pereda nyeri memiliki berbagai bahaya buruk.

Berikut TribunWow.com rangkum berbagai efek dari obat pereda nyeri dari yang ringan hingga berat:

1. Obat Pereda Nyeri Ringan

Dikutip dari laman hellosehat, obat pereda nyeri ringan satu di antaranya adalah Paracetamol.

Meski bisa membantu meredakan sakit, Paracetamol memiliki beberapa efek samping:

  • Alergi ruam dan bengkak kulit
  • Wajah memerah
  • Denyut jantung dan tekanan darah menurun
  • Penurunan jumlah sel darah putih dan trombosit

2. Obat Pereda Nyeri Sedang

Dikutip dari laman hellosehat.com, obat pereda nyeri sedang misalnya adalah Non-Steorid Anti-Inflammation Drugs (NSAID) seperti Aspirin dan asma mefenamat.

Berikut efek sampingnya:

  • Sakit perut hingga luka pada lambung
  • Reaksi alergi sampai ruam, batuk, dan pembengkakan tenggorokan
  • Kepala kunang-kunang
  • Telinga pengang
  • Tekanan darah meningkat
Halaman
12
Editor: kamri
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved