Berita Belitung

Tragis, Satu Korban Tewas Tertimbun Tanah Longsor Ditemukan Saat Ada Bercak Darah Keluar dari Tanah

Kecelakaan tambang kembali terjadi di wilayah Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Tragis, Satu Korban Tewas Tertimbun Tanah Longsor Ditemukan Saat Ada Bercak Darah Keluar dari Tanah
Dokumen/Basarnas Belitung
Proses evakuasi korban tertimbun tanah longsor oleh tim sar gabungan, Minggu (28/7/2019) 

BANGKAPOS.COM-- Kecelakaan tambang kembali terjadi di wilayah Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kejadian terjadi di wilayah penambangan yang berada di Duusun Merante, Desa Selinsing, Kecamatan Gantung, Sabtu (27/7/2019).

Ada sebanyak empat korban yang tertimbun tanah longsor saat melakukan penambangan timah.  Sebelumnya ada dua korban yang sudah ditemukan sehingga masih ada dua korban lagi yang sedang dilakukan proses pencarian oleh Tim SAR Gabungan.

Saat ini pencariaan korban tertimbun tanah longsor memasuki hari kedua. Minggu (28/7/2019).

Diketahui sebelumnya dari empat korban tertimbun tanah longsor dua diantaranya sudah ditemukan pada Sabtu (27/7/2019) dan dikembalikan ke pihak keluarga korban untuk dikebumikan.

Sedangkan dua korban lagi hingga pagi ini masih dalam proses pencarian, Danpos Basarnas Belitung, Rahmat menyampaikan Basarnas tiba di lokasi pukul 07.30 WIB dan melakukan briefing bersama Tim SAR Gabungan. Karena untuk pencarian juga tetap berdasarkan SOP dan memperhatikan keselamatan tim pencari.

"Sebelum pencarian Tim SAR Gabungan bersama memulai dengan meninjau kembali loksai kejadian guna mengevaluasi kembali proses pencarian," jelas Rahmat kepada Posbelitung.co.

Proses tim gabungan melakukan pencarian korban tertimbun tanah longsor. Sabtu (27/7/2019)
Proses tim gabungan melakukan pencarian korban tertimbun tanah longsor. Sabtu (27/7/2019) (Posbelitung/Suharli)

Dalam proses pencarian dua korban yang tertimbun, digunakan empat unit ekscavator hingga siang proses masih pencarian masih berlangsung. Adapun dua korban yang sudah ditemukan yakni Darmadi (39) dan Abdul Rohman (40) dalam kondisi meninggal dunia. Sedangkan yang belum ditemukan Santo dan Sugiono.

Sementara itu, Kepala Bidang Humas PT Timah Tbk, Anggi Siahaan mengatakan proses evakuasi masih terus dilakukan.

"Kami masih koordinasi dengan tim di lapangan, mohon doanya juga agar kedua korban segera diketemukan. Untuk informasi lanjutan akan kami sampaikan,"kata Anggi melalui pesan rilisnya. 

Bercak Darah Dari Tanah

Satu korban tertimbun tanah longsor  saat pencarian oleh Tim SAR Gabungan atas nama Santo berhasil ditemukan. Namun tragis Santo temukan dalam keadaan tewas, Minggu (28/7/2019)

Danpos Basarnar Belitung Timur, Rahmat menyampaikan penemuan korban atas nama Santo diketahui setelah ada bercak darah keluar dari tanah proses pencarian korban mengunakan alat ekscavator.

"Pukul 14.45 WIB korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Kronologi penemuan, terlihat rembesan darah dari dalam tanah saat penggalian untuk pencarian korban, kemudian tim sar gabungan di bantu dengan pengguna alat berat mencoba menggali guna mengevakuasi korban," jelas Rahmat kepada Posbelitung.

Sedangkan jasad Santo saat ini sudah dibawa ke rumah sakit, dibawa oleh pihak PT Timah Tbk dengan menggunakan mobil, beserta keluarga keluarga korban. (Posbelitung.co/Suharli)

Penulis: Suharli
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved